Ads (728x90)

>




OKI,  KabaRakyatsumsel.com-- Kamis (12/3/2020) sekira pukul 01.10 Wib, api mengamuk hebat di salah satu rumah warga yang berada di Kampung III Desa Celikah Kecamatan Kota Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan.

Terbakarnya rumah nomor 29 milik almarhum M. Salim yang dihuni oleh 3 kepala keluarga, merupakan anak cucunya, sontak membuat kepanikan.  bagi penghuni, tetapi juga warga sekitar, terutama yang rumahnya berdekatan dengan lokasi kebakaran.

Akibat insiden ini, rumah panggung dengan luas bangunan 8,5×12 meter dan konstruksi bawah permanen, atas dinding kayu lantai papan, kerangka kayu, serta atap genteng ludes terbakar. Bahkan tak hanya perabotan rumah, 2 unit sepeda motor ikut terbakar.

Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar OKI, Abdurrahman, melalui sekretarisnya Syawal Harahap menjelaskan, setelah dapat laporan dari Jecky (anggota Satpol PP yang piket di rumah wabup), kita langsung kerahkan 15 orang personel dengan 2 damkar menuju TKP.



“Tiba di lokasi pukul 01. 20 WIB, langsung operasi pemadaman dengan melokalisir sekeliling rumah yang terbakar, karena api sudah sangat besar dan merambat ke bangunan sisi kiri, kanan, depan dan belakang,” jelas Syawal, Kamis (12/3/2020) pagi.

Butuh waktu selama 30 menit untuk menjinakkan kobaran api dan melokalisir sekitar lokasi, serta waktu 1 jam untuk proses pendinginan sampai benar – benar api padam. Kata dia lagi, proses pemadaman disaksikan Kades Celikah Kartiwan dan anggota Polres OKI serta warga sekitar lokasi kebakaran.

“Rumah yang terbakar milik almarhum Muhammad Salim, dihuni oleh 3 kepala keluarga (anak cucunya) yaitu M. Sidik (55), Kasim (53) dan Nawawi (42) beserta 4 orang keluarga (anak istri) masing-masing. Karena itu rumah warisan,” ungkap Syawal.

Korban luka bakar ringan 1 orang yakni Darmina, istri M. Sidik, dan langsung ditangani oleh tim medis Dinas Kesehatan OKI (PSC -119). Lanjut Syawal, barang yang terbakar seluruh perabotan rumah tangga dan 2 unit motor jenis Vixion dan Beat. Untuk korban jiwa tidak ada, namun kerugian ditaksir Rp375 juta.

“Dugaan sementara, api berasal korsleting di bagian tengah rumah. Rumah terdampak sebanyak 4 buah rumah, milik Isak Matcik sebelah kanan (displang terbakar dan sedikit dapur), Saidina Angkasa sebelah kanan (displang terbakar), Abu Heri sebelah belakang (displang) dan milik Zubaiah sebelah kiri (displang),” tandas Syawal.

Posting Komentar