BANYUASIN, KabaRakyatsumsel.com — Bupati Banyuasin H. Askolani, SH., MH melaunching Banyuasin Elektronik Tata Ruang Wilayah (BETUAH). BETUAH dibuat sebagai bentuk peningkatan fungsi Perencanaan dan Pengendalian Pemanfaatan Ruang yang dibangun dengan kerjasama Pemkab Banyuasin melalui Dinas PUTR dengan Konsorsium Proyek Kelola Sendang. Acara Launching ini dilaksanakan di Ruang Sembilang Smart City Banyuasin, Jumat (06/03).

Bupati Banyuasin H. Askolani mengatakan BETUAH bertujuan untuk meningkatkan akselerasi penyediaan informasi dan akses komunikasi bidang penataan ruang dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat secara cepat dan transparan menuju penataan ruang yang berkepastian hukum dan modern”, katanya.

“Diharapkan BETUAH dapat menjadi kebanggaan Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan menjadi bagian dari komitmen untuk dapat mewujudkan sistem informasi dan pertukaran data yang berjalan dengan lancar dan terbuka sehingga Tertib Tata Ruang lebih baik, menuju Banyuasin Bangkit Maju dan Sejahtera”, jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas PUTR Banyuasin Ardi Arfani, ST., MT menjelaskan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor. 15 tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang, Bentuk pembinaan penataan ruang kepada masyarakat dapat dilakukan melalui sosialisasi dan pengembangan sistem informasi untuk menyebarluaskan informasi penataan ruang. “Untuk itu BETUAH bisa juga di akses di laman http: betuah.banyuasinkab.go.id”, katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan BETUAH telah dikembangkan mulai dari tahun 2017 di Provinsi Sumatera Selatan dengan nama SITARUNG dan ditahun 2019 mulai dibangun di dua Kabupaten yaitu Kabupaten Banyuasin dan Musi Banyuasin.

"Sebagai informasi Pemprov Sumsel telah mendapat penghargaan dari SITARUNG karena keberhasilan membangun sistem informasi penataan Ruang yang aman nyaman produktif dan berkelanjutan”, tutupnya.

Turut hadir Sekda Banyuasin Dr. HM Senen Har, Para Asisten Setda Kab. Banyuasin, Staff Ahli, Staff Khusus, Unsur Forkopimda Banyuasin, Para Kepala OPD Banyuasin, Project Director Kelola Sendang Prof. Damayanti Buchori, Deputy Project Director KS David Ardhian. (Suharni)

Posting Komentar