Ads (728x90)

>




BANYUASIN, KabaRakyatsumsel.com -- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuasin H. M. Arkan Nurwahiddin memberikan pembinaan kepada Penyuluh Agama Islam Non PNS se Kabupaten Banyuasin yang bertempat di masjid Agung Al Amir Pemkab Banyuasin, Rabu (26/02). 

Hadir pada acara tersebut Kepala Kantor Kemenag Banyuasin H.M. Arkan Nurwahiddin, Kasubbag TU H. Iskandar Mahyuddin, Kasi Bimas Islam H. Lukman, staf Bimas Islam Kepenyuluhan Irwansyah dan Tiga Penyuluh Agama Islam PNS Kemenag Banyuasin ustadzah Falikul, Ustadzah Restu Tiasi dan Ustadz Dedi Heriadi serta144 orang Penyuluh Agama Islam Non PNS se Kabupaten Banyuasin. 

Pada kesempatan tersebut  Kepala Kantor Kemenag Banyuasin M. Arkan Nurwahiddin dalam sambutannya menyampaikan bahwa setidaknya ada lima (5) pesan Menteri Agama RI yang perlu di sampaikan dasar penyuluhan agama Islam di masyarakat pada pembinaan majlis ta'limnya masing masing. 

Dikatakan dia bahwa pesan Menteri Agama RI tersebut ada 5 hal yakni diantaranya  Bebaskan dari bentuk apapun dari Korupsi,  Peningkatan pendidikan Agama, Peningkatan Pelayanan Haji dan Umrah, Masalah Produk Halal dan  Masalah Moderasi Beragama.
"Seluruh penyuluh harus jelih menyikapinya hal tersebut sebagai Keluarga besar bagian dari Kementerian Agama,"   kata Kepala Kantor Kemenag Banyuasin M. Arkan Nurwahudin dalam penyampaiannya dihadapan para Penyuluh Agama non PNS se - Kabupaten Banyuasin pada acara tersebut.

Lanjut M. Arkan, tentunya, seluruh hasil seleksi rekrutmen Penyuluh Agama Islam Non PNS masa kerja 2020 hingga 2024 baik yang lama maupun yang baru harus sudah berjalan di wilayah tugasnya masing-masing dalam Kecamatan yang ada di Kabupaten Banyuasin.
M. Arkan menjelaskan bahwa Keberadaan Penyuluh Agama Islam PNS maupun Non PNS sentral tempat bertanya masyarakat terkait hukum agama Islam.  "Untuk mendalami ilmu pengetahuan agama Islam, jelas memiliki guru tempat bertanya permasalahan dan penyuluh agama harus mempunyai bisa menjawabnya," tandas dia. (Suharni)

Posting Komentar