BANYUASIN, KabaRakyatsumsel.com -- Jalan raya yang menghubungkan Desa Talang Ipuh Kecamatan Suak Tapeh dengan Desa Terentang Kecamatan Banyuasin IIII, semakin hari kondisinya semakin memprihatinkan. Pasalnya jalan tersebut rusak parah dan sulit dilalui kendaraan yang melintasi daerah tersebut.

Kerusakan terjadi hampir di semua badan jalan berlubang dan dipenuhi air saat musim penghujan. Namun sampai saat ini belum ada bentuk perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin. Sementara jalan tersebut adalah pusat perekonomian msayarakat.

Kades Talang Ipuh Ardiana saat dikonfirmasi media ini menyebut, kalau jalan tersebut sudah sangat sering diusulkan, bahkan di setiap Musrenbangcam, kita selalu mengusulkannya namun sampai saat ini belum ada realisasinya.

"Waktu Camat Suak Tapeh masih dijabat Haris Bahari, di acara Musrenbangcam pada tahun 2018 kita telah mengusulkannya, dan informasinya sudah dianggarkan untuk dilakukan perbaikan, namun yang saya dak habis pikir kok kenapa pada waktu di bawa ke Paripurna tiba - tiba dihilangkan. Ini sangat membuat kami kecewa," kata Kades Ardina, Minggu (03/11).

Untuk itu kata Ardina, saya selaku Kepala Desa Talang Ipuh mewakili warga setempat sangat berharap kepada pemerintah Kabupaten agar dapat segara memperbaikinya. Apalagi jalan ini adalah jalan alternatif yang bisa menghubungkan dengan Kecamatan Rantau Bayur.

"Kondisi kerusakan jalan ini semakin diperparah saat musim penghujan jalan rusak bak seperti kubang air sehingga sangat sulit untuk dilewati para pengendara baik itu roda empat maupun roda dua. Dan ini juga termasuk masyarakat setempat yang mengangkut hasil pertaniannya menjadi terkendala," ungkap dia.

Dia juga mengatakan kerusakan jalan hampir terjadi mulai dari RT 06 dusun II Desa Talang Ipuh hingga menuju Desa Terentang. "Kendaraan roda empat dan dua harus ekstra hati-hati dan jalan merayap karena takut terjebak dalam lubang yang dalamnya mencapai 15 cm hingga 30 cm," ujarnya.

Menurut Kades Ardina, sudah sering terkait masalah kerusakan jalan tersebut di ekspos oleh para awak media, baik itu media cetak, media elextronik dan media online. Namun sampai saat ini masih belum ada tindakan dari pihak pemerintah Kabupaten untuk memperbaikinya.

Hal yang sama dikatakan warga sekitar H. M. Sori (47) yang mengatakan dengan kondisi jalan rusak kerap membuat kendaran kusus roda empat mobil pribadi banyak yang terjebak hingga kepeter. "Kami warga kerap dimintai tolong karena apa bila ada mobil terjebak dalam lubang untuk didorong," katanya.

Ditempat terpisah, Kades Terentang Rodi, SH juga mengatakan, kalau saat ini jalan yang menghubungkan Desa Terentang Kecamatan Banyuasin III dengan Desa Talang Ipuh, kerusakannya memang sudah sangat memprihatinkan. Diseluruh badan jalan sudah dipenuhi lobang.

Tidak hanya itu jelas dia, yang lebih menyedihkan lagi ada di satu titik yang berada diwilayah RT 01 dusun I Desa Terentang, jalan tersebut hampir putus akibat gorong - gorongng nya rusak karena sudah tua dimakan usia. Sehingga apabila dimusim hujan tanahnya longsor tergerus oleh air hujan.

"Masalah ini kalau tidak cepat - cepat diatasi oleh Pemerintah Kabupaten akan menjadi patal dan bukan tidak mungkin terjadinya kecelakaan. Dikhawatirkan nanti ada pengendara yang terjebak dan masuk kedalam gorong - gorong tersebut," tutur dia. (Suharni)

Post a Comment