MUBA, KabaRakyatsumsel.com - Seperti yang diberitakan dibeberapa media online pada pekan terahir ini menyebutkan bahwa pihak rumah sakit  salah obat terhadap salah satu pasien atas nama Lasmini (36) warga Kelurahan kayuara Kecamatan Sekayu Kab Muba,

Hal ini membuat pihak Rumah Sakit membentuk tim Dokter khusus untuk penanganan pasien tersebut.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Sekayu Dr. Makson Parlian Purba Mars didampingi lima Dokter lainnya begitu di komfirmasi di ruang medang mengatakan hasil pemeriksaan sementara bahwa pasien ada menderita penyakit diabetes yang sudah lama kemudian setelah di operasi dokter memberi obat penurunan gula dan diharuskan pasien harus banyak makan namun pasien tidak mau makan dan ahirnya pasien Drop.

Makson juga mengatakan kalau itu ada kesalahan obat reaksi nya cepat. Salah satu contoh bagi yang alergi tidak boleh makan udang atau telur itu lansung reaksinya spontan begitu juga alergi obat katanya.

Lebih lanjut Makson menambahkan untuk langkah pihak Rumah Sakit saat ini pasien segera kita rawat di ruang ICU kemudian akan kita ambil sample darah dan sekaligus akan kita lakukan cuci darah karena menurut Makson efek dari diabetes itu macam-macam seperti mata, jantung dan ginjal pengaruhnya. Kalau yang kita lakukan ternyata tidak berhasil ya lillahita'Allah yang punya kuasa dan kita sekali orang beriman hendaklah berserah diri atas kehendak nya.

Latif yang merupakan suami pasien mengaku bahwa dia tidak tahu bahwa selama ini istrinya mengidap diabetes. Dan apa pun saran dokter kami siap mengikuti dan harapan saya agar istri saya bisa sembuh kembali. (tim)

Post a Comment