BANYUASIN, KabaRakyatsumsel.com -- Tim Satgas Karhutbunla Posko Terpadu 07 Banyurip yang terdiri dari Bhabinkamatibmas Polsek Tanjung Lago Bripka Kristantorarel, Babinsa Serma Selamet , Mangala Agni dan 3 Anggota  BPBD Serta Instansi terkait Laksanakan Patroli Terpadu di wilayah Desa Sukadamai Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin, Senin (02/09) pukul 14.00 WIB.

Kegiatan ini berupa sosialisasi terhadap kepada para petani dan masyarakat desa Sukadamai yaitu diantaranya bapak Badar yakni memberikan  pemahaman tentang KARHUTLA dan pembukaan lahan dengan cara tidak dibakar.

Kemudiam memberikan alternatif bahwa membuka lahan pertanian tidak harus dibakar tapi bisa dilakukan dengan pengolahan lahan tanpa bakar ( PLTB ) dengan cara sisa dari ranting, daun, dapat dijadikan pupuk kompos yang bisa dipakai/digunakan untuk kebun sendiri.

"Sehingga dapat menghemat biaya pertanian, bahkan sisa dari potongan kayu dapat digunakan untuk pembuatan cuka kayu dan briket arang sehingga dapat bermanfaat bagi diri kita sendiri, dan bisa dijadikan mata pencarian warga untuk menambah penghasilan di dalam keluarga," kata Kapolsek Tanjung Lago AKP Agus Irwantoro.

Selanjutnya Tim Posko Terpadu 07 Desa Banyu Urip memberikan Sosialisasi tentang UU RI No 18 Tahun 2014 Pasal 48 Ayat 1 Tentang Larangan Karhutbunla dan melakukan pengecekan titik hotspot di Desa Sukadamai  dengan hasil kondisi lokasi Patroli Koordinat S : 02.72015° dan E : 104.72557°.

Vegetasi semak belukar, seduduk. Kondisi kadar air bahan bakar : - . Jenis tanah mineral.
Kedalaman gambut : -.  Sumber air : -. Konsentrasi penduduk : jarang. Aktivitas masyarakat bertani. Status lahan milik masyarakat dan luas lahan : ±  2 Ha serta potensi lebakaran sedang

"Selama kegiatan tersebut berlangsung Tim Satgas Karhutbunla 07 Banyu Urip tidak menemukan area yang terbakar maupun hotspot, dan situasi Kamtibmas dalam keadaan aman dan terkendali," tandasnya. (Suharni)

Post a Comment