BANYUASIN, KabaRakyatsumsel.com-- Petugas karhutla saat ini terus gencar melakukan Patroli terpadu guna mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Seperti halnya yang dilakukan Posko terpadu 06 Air Kumbang yang saat ini terus meningkatkan Patroli terpadu.

Patroli kali ini berlokasi di Desa Sidomulyo, Kecamatan Air Kumbang, Kabupaten Banyuasin, Jum'at (16/08) yang dilaksanakan oleh Doli kristiawan (BPBD), Hedi Gumara (BPBD), Ahmad Riva'i Arif (BPBD),Bripka Hadi, Hidayatullah (POLRI), Serka Rulli Andeni (TNI), Freddy Gusman (MA), M. Diki Ramadani
(MPA) dan Agus Junedi (DPA)

Kondisi cuaca saat ini di Desa Sidomulyo dimana Suhu : 29 °C.
Kelembaban : 71 %. Hujan : 0,0 mm. Angin : 8 Kph. Keadaan cuaca pada pagi berawan, Siang   cerah berawan dan Sore cerah berawan. Areal rawan terbakar
Koordinat : S : 02.95274°
E : 104.99371°

Sementara Vegetasi : Semak Belukar, Ilalang dan Senduduk
- Kondisi kadar air bahan bakar : Tinggi Jenis Tanah : Mineral
Kedalaman Gambut : -Sumber Air : - Konsentrasi Penduduk : Jarang
-Aktivitas Masyarakat : Bertani
-Status Lahan : Milik Masyarakat
 Luas Lahan : ± 1,5 Ha
Potensi Kebakaran : Rendah

Tim melakukan sosialisasi tentang dampak dan bahaya yang ditimbulkan akibat KARHUTLA, serta larangan membuka lahan dengan cara membakar kepada Rahmat Warga Desa Sidomulyo Kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan.

Kemudian osialisasi pencegahan dengan Koordinat : S : 02.94644°
E : 105.00417°. Sosialisasi tentang dampak dan bahaya yang ditimbulkan akibat KARHUTLA, serta larangan membuka lahan dengan cara membakar kepada Ari warga Desa Sidomulyo Kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan.

 Tim kemudian melakukan sosialisasi serta pemahaman tentang KARHUTLA dan pembukaan lahan dengan cara tidak dibakar, tak lupa  tim pun memberikan alternatif bahwa membuka lahan pertanian tidak harus dibakar tapi bisa dilakukan dengan pengolahan lahan tanpa bakar ( PLTB ) dengan cara sisa dari ranting, daun, dapat dijadikan pupuk kompos yang bisa dipakai/digunakan untuk kebun sendiri.

"Sehingga dapat menghemat biaya pertanian. Bahkan sisa dari potongan kayu dapat digunakan untuk pembuatan cuka kayu dan briket arang sehingga dapat bermanfaat bagi diri kita sendiri, dan bisa dijadikan mata pencarian warga untuk menambah penghasilan di dalam keluarga," kata Kapolsek Air Kumbang AKP Gunawan Sahferi pada media ini, Sabtu (17/08).

Menurut Kapolsek, kondisi wilayah Desa Sidomulyo sekarang memasuki musim kemarau dan setelah dilakukan uji remas oleh tim, serasa terlihat kadar air bahan bakar sudah mulai mengering dan ketinggian muka air sudah jauh drastis menurun dan banyak juga areal rawan tidak memiliki sumber air.

"Warga Desa Sidomulyo sangat mendukung pencegahan KARHUTLA. Dan mereka tahu bahwa dampak dari KARHUTLA dapat merugikan kesehatan serta dapat mengganggu aktivitas mereka sehari-hari. Dan mereka memahami apa yang telah disampaikan oleh Tim. Kemudian mereka juga akan menyampaikan kembali pesan yang telah mereka terima dari Tim kepada tetangga, teman, dan sanak keluarga yang lainnya," pungkas dia (Suharni)

Post a Comment