BANYUASIN, KabaRakyatsumsel.com-- Pemkab Banyuasin saat ini gencar melakukan pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan dan gedung yang peruntukan kepentingan masyarakat dan menunjang kinerja aparatur pemerintah.

Hanya kadangkala pembangunan itu tidak disertai dengan perawatan yang baik sehingga tak sedikit bangunan cepat rusak dan mubazir akibat tak terurus oleh instansi terkait.

Seperti rumah jaga Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Desa Terlanggu Kecamatan Banyuasin III, kondisinya saat ini memprihatinkan dan disekilinginya tumbuh rumput tinggi.

“Sayang sekali gedung mewah ini kurang terawat dan kotor, bak rumah tak dihuni orang,”ujar Umirtono, SH Ketua JPKP Kabupaten Banyuasin kepada wartawan.

Kemana petugas yang menghuninya tampak rumah jaga kosong, dirinya khawatir dimusim kemarau akan berdampak ada kebakaran yang menghanguskan sampah di TPA tersebut."Sebab TPA Terlanggu tersebut pernah terjadi kebakaran akibat oknum warga yang jahil sehingga nyaris membakar bangunan IPAL diwilayah tersebut,”terangnya.

Selain itu, dirinya melihat alat berat rongsokan yang dibiarkan terbengkalai. Karena mesin alat berat tersebut hilang dicuri orang.”Ada dua alat berat yang rusak terpapar dilokasi tidak berfungsi,”terangnya

Kepala DLH Banyuasin Izromaita mengatakan gedung itu akan direhab, anggaran nya akan diusulkan tahun depan.Sedangkan penjaga di rumah TPA ada 4 orang aktif melaksanakan tugasnya.
”Petugas yang jaga aktif bertugas di TPA, mereka warga setempat yang direkrut sebagai penjaga TPA,”katanya.

Sementara dua alat berat itu, pihaknya sudah memikirkan hal itu. “Mesin yang hilang dicuri orang itu harga mahal, mesti dianggarkan supaya beroperasi,”pungkasnya. (Suharni)

Post a Comment