MUARADUA, KabaRAkyatsumsel.com--Pembangunan Jalan lingkar Desa Kota Batu Kecamatan warkuk Ranau Selatan Kabupaten yang beralokasi tepat didepan rumah dan samping rumah Kepala Desa PAW Kota Batu. 


Jika melihat dari teknis pengerjaan matrial yang digunakan hanya pasir dan koral jagung yang bercampur batu kumbung atau biasa disebut batu apung. Pada saat awak media ini sedang malakukan giat kontrol sosial untuk melihat kualitas pembangunan melalui teknis pengerjaan dan matrial. Pada saat kami melototi pengerjaan tersebut kami menghitung satu sak semen 6 lori pasir dan ditambah dua lori koral jagung yang banyak batu apung. Langsung diaduk diatas bangunan tersebut dengan air secukup nya.

Menurut keterangan sang Kepala Desa PAW Kota Batu saat kita temui beberapa hari yang lalu dikediaman rumah pribadi nya ia mengatakan itulah pembangunan jalan cor kita saat ini yang sudah kita kerjakan dengan optimal kita kerjakan dengan baik. Nanti akan saya timpa dengan aspal curah agar tidak muda rusak ujarnya"""

Dan saat kita konfirmasi salah satu warga desa kota batu yang tidak mau nama nya dipublikasikan, ia malah bertanya apa sih... Poksi pendamping dan apa yang dimaksud dengan monotoring dari kecamatan kok mereka tidak pernah mengontrol matrial yang digunakan agar bangunan tersebut bisa bertahan lama dan apakah mereka tidak pernah memberi arahan saat pengerjaan Agar kwalitas bangunan bisa terjamin kuat karena kami tidak memahami makanya kami bertanya pak jika kami salah dalam berpendapat mohon maaf pak.. Tegas warga ( hanif)


Post a Comment