Add caption
OKI, KabaRakyatsumsel.com– Lomba Gaple Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) ke-I, Tahun 2019 rampung sudah. Adu ketangkasan berpasangan ini dalam rangka HUT RI Ke-74 Tahun yang digelar di Sekretariat IWO berada di Komplek Taman Segitiga Emas Kayuagung OKI, Selasa (20/8/2019).

Lomba gaple ini sendiri, terbuka untuk umum, termasuk awak media, lembaga swadaya masyarakat, juga diikuti sejumlah perwakilan dari kedinasan dan masyarakat.

Tercatat, setidaknya diikuti 128 orang peserta atau 64 pasangan berkompetisi dalam 4 grup. Ketangguhan duo pasangan punggawa PWI OKI lebih mendominasi hingga meraih kemenangan dengan menyabet juara I dan II. Sedangkan selanjutnya untuk peringkat III dan IV diraih peserta dari kalangan masyarakat.

Meski termasuk tidak diperhitungkan, namun menjelang akhir eliminasi grup, kepiawaian formasi pasangan dari PWI yang terdiri dari pasangan Mujianto/Maniso, dan Ata Ilham Syarief/Suhardi cukup membuat lawan sedikit terbeban.

Kepala Diskominfo OKI Dwi Muzawal Zulkarnain diwakili Heri Susanto dalam sambutannya mengatakan, perhelatan ini merupakan wujud kerukunan berbagai kalangan melalui turnamen gaple. Ia mengakui, olahraga yang digandrungi kaum pria ini, selain dibutuhkan ketajaman menganalisa, kekompakan pasangan juga menjadi tuntutan yang harus dipenuhi.

“Karena itu, setiap peserta harus menyingkirkan egoisme, tidak hanya mementingkan diri sendiri, namun juga memikirkan rekan lainnya,” terangnya.

Filosofi permainan gaple yang saling membutuhkan, menurut Heri juga berlaku dalam hubungan kemitraan pemerintah dan Pers. Ia meneruskan, peranan seluruh insan Pers sangat berarti dalam mewujudkan pembangunan di Bumi Bende Seguguk. Namun, terlepas dari pola kemitraan tersebut, Heri mengaku pihaknya tentunya tidak menutup diri dari berbagai kritikan membangun.

“Pers sebagai mitra pemerintah diharapkan dapat mempublikasikan sejumlah program dan pembangunan melalui beragam media. Walaupun berteman, tetaplah kritik jika kami bertindak keliru,” ungkapnya.

Ketua Panitia Pelaksana Erpani, didampingi Ketua IWO OKI Darfian Mahar Jaya mengungkapkan, lomba ini sebagai ajang keakraban lintas kalangan profesi dan strata sosial.

Dalam kompetisi ini, ia memandang status juara dan hadiah bukan tujuan utama, ia justru mengungkapkan lomba gaple ini sebagai ajang keakraban namun tetap sportif.

“Sudah menjadi konsekuensi  dari suatu kompetisi, yakni menang atau kalah. Namun bukan berarti kemenangan dan kekalahan akhir dari segalannya, dengan tetap menjunjung tinggi sportifitas,” tandasnya  San

Post a Comment