BANYUASIN, KabaRakyatsumsel.com -- Proses pemilihan langsung calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Periode 2019-2025, diselenggarakan pihak Pemerintah Desa Talang Ipuh, Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin berlangsung sukses, Sabtu (06/07).

Proses pemilihan berlangsung aman dan kondusif tanpa ada masalah apapun. Hadir dalam acara tersebut Camat Suak Tapeh Sashadiman Ralibi, S.Ag., M.Si yang diwakili oleh Jaharob, SE dan Purnama selaku pemantau.

Kegiatan pemilihan Badan Permusyawaratan Desa atau BPD ini dilaksanakan mengacu pada Permendagri Nomor 110 Tentang BPD.

Ketua Panitia Pemilihan, Saripudin, menjelaskan, kegiatan pemilihan BPD di wilayah Desa Talang Ipuh ini dilaksanakan secara serentak yakni untuk umum dua wilayah dan untuk keterwakilan perempuan dalam satu TPS.

"Dalam proses pemilihan kali ini dimana dari dapil I sebanyak 4 orang calon dan dapil II sebanyak 5 orang calon serta untuk calon keterwakilan perempuan sebanyak 3 orang," kata Ketua Panitia Saripudin.

Dikatakan dia bahwa jumlah mata pilih dari wilayah satu sebanyak 165 mata pilih dan jumlah mata pilih di walayah dua sebanyak 187 mata pilih dan sedangkan untuk jumlah mata pilih untuk keterwakilan perempuan sebanyak 275 mata pilih.

Saripudin menambahkan, bahwa pihaknya membagi jatah kursi sesuai Dapil karena jumlah dusun sebanyak dua dusun."Sementara kebutuhan anggota BPD berdasarkan Permendagri Nomor 110 pasal 5 ayat 2 bahwa jumlah anggota ditetapkan paling sedikit 5 orang dan paling banyak 9 orang," ungkap dia.

Sementara Kepala Desa Talang Ipuh Ardina, berharapa pemilihan BPD ini dapat berjalan dengan sukses sesuai dengan UU yang telah ditetapkan oleh pemerintah. "Ya moga berjalan sukses dan panitia bisa bekerja secara profasional dan sesuai dengan ketentuan UU," kata Ardina.

Kades Ardina menjelaskan bahwa Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam sistem pemerintahan desa sekarang ini menempati posisi yang sangat penting. Menggali, menampung, mengelola dan menyalurkan aspirasi masyarakat. 

Kemudian lanjut dia, menyelenggarakan musyawarah BPD dan musyawarah Desa. Membentuk panitia pemilihan Kepala Desa, dalam melakukan pemilihan kepala desa."BPD berhak membentuk panitia pemilihan kepala desa yang sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten.Memberi persetujuan tentang pemberhentian sementara perangkat desa.Membuat susunan tata tertib BPD," terang dia.

Selanjutnya, menyelenggarakan permusyawaratan Desa khusus untuk pemilihan Kepala Desa. Membahas dan menyepakati suatu rancangan Peraturan Desa bersama Kepala Desa. Melakukan pengawasan terhadap kinerja Kepala Desa. Mengevaluasi laporan keterangan penyelenggaraan Pemerintahan Desa.

"Menciptakan hubungan saat kerja yang harmonis dengan Pemerintah Desa dan lembaga Desa lainnya.Menjalankan tugas lainnya yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia No 110 Tahun 2016 tetang Badan Permusyawaratan Desa," jelas dia.

"Pelaksanaan prekrutan Calon BPD ini sesuai  UU No. 6 Tahun 2014 Tentang Desa Persyaratan untuk menjadi calon anggota Badan Permusyawaratan Desa," tandas dia. (Adm)

Post a Comment