KAYUAGUNG, KabaRakyatsumsel.com Belum diketahui secara jelas, hingga senjata tajam menghujam bagian belakang sebelah kiri tubuh Husin bin Bastari (31). Namun akibat luka tusuk tersebut, korban tak terselamatkan dan meninggal dunia, meski sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung guna mendapat pertolongan medis, Kamis (25/7), sekira pukul 18.30 WIB.


 
Informasi yang dihimpun palpres.com di lapangan, peristiwa nahas yang dialami buruh pelaminan yang tinggal di salah satu bedeng (rumah kontrakan -red) di Lingkungan V Kelurahan Jua-jua Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tersebut terjadi usai dirinya berpamitan keluar rumah untuk pergi ke warung.

Selanjutnya korban pamit kepada istrinya yang bernama Vita, keluar rumah untuk membeli rokok dan mengisi air galon isi ulang. Pada saat keluar, korban Husin mengajak anaknya yang masih kecil, Riko (4). Berselang 10 menit, Vita yang berada di dalam bedeng mendengar ada suara benda jatuh di depan rumahnya.

Tak hanya itu, Vita juga mendengar suara jeritan anaknya, Riko (4), yang memanggil papa. Setelah Vita keluar untuk mengecek suara tersebut, ia mendapati sepeda motor milik suaminya dan galon air isi ulang sudah tergeletak di depan bedeng. Sementara anaknya, Riko, dalam posisi berdiri di depan bedeng sambil menangis.

Kemudian, Vita langsung mencari suaminya di sekitar bedeng dan juga memberitahu ke tetangga sekitar. Tak beberapa lama, Vita mendapat kabar bahwa korban sudah ditemukan di depan warung milik Isek, dalam kondisi terkapar terlentang tidak sadarkan diri karena luka tusuk senjata tajam pada bagian tubuh belakang sebelah kiri.

Selanjutnya, korban yang ditemukan tergeletak tak sadarkan diri dengan luka tusuk tersebut, langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung oleh Rudi, adik kandung korban dan Dayat tetangga korban. Setelah tiba, pihak RSUD Kayuagung menyatakan bahwa korban sudah meninggal dunia.

Kapolres OKI, AKBP Donni Eka Syaputra melalui Kapolsek Kayuagung, AKP Nasharudin dan Kanit Reskrim Ipda Djunaidi saat dikonfirmasi, Jumat (26/7) pagi, membenarkan adanya peristiwa nahas itu dan pihaknya sedang menyelidiki kasus tersebut.

“Kita masih menyelidiki kasus ini. Untuk korban sendiri telah meninggal dunia sebelum tiba di RSUD Kayuagung. Setelah ditemukan tergeletak di depan warung yang berada tak jauh dari tempat tinggal korban. Analisa kita mungkin usai tertusuk korban sempat lari mencari pertolongan menuju rumah orangtuanya,” tandasnya.

Post a Comment