BANYUASIN, KabaRakyatsumsel.com -- Gorong-gorong jembatan yang berada di jalur utama Desa Terentang menuju Desa Petaling ambrol. Akibatnya, akses jalan antar dua desa di Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin tersebut hampir putus.

Ambrolnya gorong-gorong jembatan tersebut diduga lantaran kondisinya yang sudah rapuh. Terlebih lagi hujan deras pada bulan lalu mengguyur wilayah tersebut sehingga salah satu sisi pondasi jembatan ambrol.

Kepala Desa Terentang Rudi, SH, mengatakan, jembatan itu berlokasi di RT 001 RW 001. Itu merupakan jalan alternatif yang menghubungkan ke Desa Talang Ipuh Suak Tapeh, juga menghubungkan dengan Desa Petaling Banyuasin III bahkan sampai Pengumbuk Rantau Bayur," kata dia.

Sebelum ambrol , Rodi menyatakan, memang sudah ada tanda-tanda kerusakan. ”Ditambah tergerus air hujan karena ntensitas hujan tinggi sehingga ambrol,” ungkap dia.

Dia menjelaskan, jalan ini adalah jalan alternatif yang setiap hari dilintasi oleh kendaraan baik itu kendaraan roda dua maupun roda empat. Apalagi kendaraan truck yang mengangkut pasir dari Pengumbuk setiap hari melintasi jalan tersebut. "Untuk mengatasinya agar masih bisa dilalui oleh kendaraan, warga terpaksa memasang papan sebagai jemabatan," tutur dia.

Akibat kejadian tersebut, dia menjelaskan, jembatan tidak bisa dilewati. Terlebih untuk kendaraan roda empat. ”Jadi kalau ada kendaraan yang dari arah pengumbuk menuju Desa Talang Ipuh dan sebailknya  mau ya tidak bisa. Untuk itu dipasang papan sebagai jembatan," ungkap dia.

Kades Rodi berharap dari pihak Pemerintah Kabupaten kiranya untuk segera memperbaiki gorong - gorong tersebut." Kepada Pemerintah Kabupaten Banyuasin untuk segera memperbaiki karena ini sangat membahayakan bagi para pengendara terutama kendaraan roda empat," tegas dia. (Adm)
Attachments area

Post a Comment