BANYUASIN, KabaRakyatsumsel.com -- GUBERNUR Sumsel Herman Deru menghadirI Pelaksanaan rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Banyuasin dengan agenda Hari Jadi Kabupaten Banyuasin ke-17 Selasa (02/07) kemarin.

Rapat paripurna terssbut dipimpin Ketua DPRD Banyuasin Irian Setiawan, SH., M.Si yang didampingi Wakil Ketua Sukardi, Heryadi dan M Sholih. Paripurna mengambil tema "Kita Bangun Sinergisitas Dalam Mewujudkan Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera 2018 - 2023". 

Ketua DPRD Kabupaten Banyuasin Irian Setiawan mengatakan sebagai Kabupaten Banyuasin berusia 17 tahun sebagai momentum untuk berlari mendahului atau paling tidak menyamai Kabupaten/ kota lainnya di sekitar.  Kepada Bupati dan Wakil Bupati, semua masyarakat banyuasin menunggu langka nyata untuk memajukan Kabupaten banyuasin.

"Saya mengajak seluruh komponen di banyuasin untuk menjadikan hari jadi Kabupaten banyuasin yang ke-17 ini sebagai sarana introspeksi terhadap apa yang di lakukan demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat," kata Irian.

Selanjutnya sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dan penurunan pengangguran, tingkat kemiskinan di Kabupaten banyuasin berhasil di tekan namun masih lebih tinggi di bandingkan angka kemiskinan nasional sebesar 10,70%.

"Diharapkan kedepan adanya program pembangunan dapat mendorong percepatan ekonomi kedesaan melalui sektor pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan atau kegiatan ekonomi yang mampu menyerap tenaga kerja lebih besar dari kelompok masyarakat miskin," ujar dia. 

Diksempatan itu Bupati Banyuasin H. Askolani dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada para tamu undangan yang telah menyempatkan datang di Bumi Sedulang Setudung dalam kegiatan ulangan tahun ke 17 Kabupaten Banyuasin ini mari kita wujudkan Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera.

“Untuk menuju Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera Pemerintah memilih 7 program unggulan untuk Kabupaten Banyuasin. Untuk mencapai program tersebut kami sudah bekerja keras bekerja cerdas untuk terwujudnya Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera kedepannya dan kami akan membangun gedung olahraga yang sempat tertunda dan akan kami selesai pada tahun depan dan juga akan melanjutkan pembangunan jembatan yang sempat tertunda akan kami selesaikan,” ujar Askolani.

Lanjut dia, bahwa Banyuasin telah mendapatkan penghargaan dari BPK RI dengan bebas tanpa catatan ini merupakan 8 kali berturut-turut Banyuasin mendapatkan penghargaan.”Dan belum genap 1 tahun menjabat saya Alhamdulillah sudah mendapatkan penghargaan 9 kali untuk kabupaten banyuasin itu berkat kinerja seluruh unsur yang baik di Pemerintah Kabupaten Banyuasin,” imbuh dia.

Sementara Gubernur Sumsel H. Herman Deru dikesempatan itu mengucapkan selamat ulang tahun kepada Kabupaten Banyuasin yang ke 17. Ulang tahun ini bukan la untuk bersenang. “Saya tegaskan kepada seluruh yang ada disini kerja la dengan autentik, kogkrit dan fungsional Sesuai dengan fungsinya dalam menjalankan program kabupaten yang telah di buat oleh Bupati,” ucap Deru.

Saya berpesan lanjut dia, kepada para Pejabat di Kabupaten Banyuasin jangan pernah berubah arah konstelasi la dalam membangun Pemerintah daerah. Manfatkan sumberdaya alam yang ada, jika sudah dilakukan pemanfaatan kami dari Provisi akan mendukung untuk kemajuan Kabupaten Banyuasin untuk menuju Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera.

“Kita kurangi tingkat kemiskinan yang ada di provinsi Sumatera Selatan, saya berpesan kepada Bupati Jagan pindah arah dengan kerjasama yang telah kita buat demi terwujudnya Banyuasin dan Provisi Sumatera Selatan yang adil dan sejahtera dan untuk seluruh unsur FKUB di Kabupaten Banyuasin, kami meminta untuk kerja kompak dalam jalanya pemerintahan,” ungkap dia.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sumsel H. Herman Deru memberikan bantuan infrastruktur yang diterima langsung oleh Bupati Banyuasin H. Askolani sebesar Rp. 40 Milyar.Kemudian acara dilanjutkan dengan pelantikan Ketua T- PPK Banyuasi. dr. Sri Fitriyanti yang langsung dilantik oleh Ketua T- PPK Sumsel H. Perbita Lustia.

Selanjutnya Penandatanganan MoU (Memorandum of understanding) Kabupaten Banyuasin dengan PT Bank Pembangunan Daerah Sumsel dan Babel tentang rencana pembiayaan pinjaman daerah pada pemerintah kabupaten.

Memorandum of understanding antara pemerintah Banyuasin dengan Universitas Sriwijaya tentang pendidikan penelitian pengadaan kepada masyarakat dan pengadaan sumber daya. 
Mou antara pemerintah kabupaten dengan politeknik negeri sriwijaya tentang kerjasama ilmu pengetahuan dan teknologi pendidikan dan pelatihan pelatihan dan pengembangan serta pengabdian dan pelayanan pada masyarakat

Gubernur Sumsel H. Herman Deru, Ketua T- PPK Sumsel Hj. Perbita Lustia, Bupati Banyuasin H. Askolani Jasi, SH., MH, Wakil Bupati Banyuasin H. Slamet Somosentono, SH, Danrem 004/ Gampo mewakili Pangdam II/ Sriwijaya Kolonel Arh Sony Septiono.

Hadir juga Waka Polda Sumsel Brigjen Pol Denni Gapril, Direktur Utama Bank Sumsel Ahmad Samsudin, Rektor Universitas Sriwijaya Dr. Ing. Ahmad Taqwa, MT, Rektor Politeknik Sriwijaya Prof. H. Anis sanggap, Rektor University Tenaga Nasional Malaysia Dato Prof. Ir. Dr. Norashidah, Toko Pemuda Sumsel M. Yasir, SE, Mantan Bupati Banyuasin Periode 2016- 2018, Ir. SA. Supriono,

Selanjutnya juga hadir Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, S.IK, FKPD, Para Bupati/Bupati Se-sumsel, Ketua DPRD Se-sumsel, KPU Banyuasin, Bawaslu Banyuasin, anggota DPRD Kabupaten, Ka. OPD, Camat, lurah/kades, PKK, veteran dan tamu Undangan Se-Kabupaten Banyuasin kurang lebih 500 orang (Adm/Adv)

Post a Comment