Kayuagung, KabaRakyatsumsel.com-Krisis air bersih yang selama ini diderita masyarakat di Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel mulai teratasi dengan dibangunnya unit pengelolaan air bersih yang dilakukan oleh PT OKI Pulp and Paper Mills.

“Kita terus berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat disekitar perusahaan sehingga masyarakat tidak akan mengalami kesulitan air bersih seperti sebelumnya,”ujar Gadang H Hartawan, Head Public Affair PT OKI Pulp, Jumat (14/6).
Selama ini, kata Gadang, guna memenuhi kebutuhan air bersih, khususnya air minum, masyarakat terpaksa membeli air kemasan, menyaring air dari sungai atau menampung air hujan.

Kualitas airnya tentu saja tidak begitu baik. Sebab PH air dari wilayah gambut berkisar 2,5. Sementara air yang baik untuk dikonsumsi PH-nya berkisar 6-7.
“Pembangunan pengelolaan air bersih ini merupakan program CSR PT OKI Pulp sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar. Memang berdasarkan pemantauan yang kami lakukan selama ini, masyarakat Air Sugihan sudah puluhan tahun hidup dengan air bersih yang terbatas dan berkualitas rendah,” kata Gadang.

Untuk itu, lanjut Gadang, kegiatan pembangunan pengolahan air minum (RO) menjadi suatu prioritas CSR karena wilayah Kecamatan Air Sugihan kondisi airnya terpengaruh pasang surut air laut dan PH rendah pengaruh lahan gambut.

Pola bantuan yang diberikan, katanya, adalah kombinasi antara swadaya masyarakat desa dan bantuan perusahaan, bangunan secara swadaya dibangun oleh gotong royong masyarakat dan perusahaan support bantuan peralatan pengolahan air minum (RO).

“Diharapkan dengan pola ini unit akan terjaga karena terkandung jerih payah masyarakat tersebut,”jelasnya.
Hingga Juni 2019, kata Gadang, pihaknya sudah membangun sebanyak 7 unit pengelolaan air (RO).
“Tahun lalu kita sudah membangun sebanyak 4 unit pengelolaan air bersih (RO) masing-masing di desa Simpang Heran, di Puskesmas Jalur 25 Desa Bandar Jaya, dan 2 unit Desa Bukit Batu kecamatan air sugihan,”terangnya.

Saat ini, pihaknya juga sudah menyelesaikan pembangunan 3 unit RO secara bersamaan pada bulan Ramadhan kemarin masing-masing di Desa Banyu Biru, Desa Jadi Mulya dan Desa Srijaya Baru di Kecamatan Air Sugihan.

Menurut dia, hingga Juni 2019 total unit pengolahan air bersih yang sudah dibangun sebanyak 7 unit dengan kapasitas 1000 Liter/jam air siap minum dan 2000 Liter/jam air bersih.

“Kita berharap dengan adanya bantuan unit pengolahan air ini bisa membantu masyarakat yang selama ini kesulitan air bersih,”terangnya.
Gadang menambahkan, tahun ini pihaknya menargetkan membangun sebanyak 3 unit lagi pembangunan pengelolaan air bersih (RO).
“Target kita akan membangun sebanyak 3 unit lagi sehingga akhir 2019 ini total yang sudah kita bangun sebanyak 10 unit,”jelasnya.

Sementara itu, Camat Air Sugihan Suradi S.IP., M.Si mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh PT OKI Pulp and Paper Mills ini.
Menurut dia, dengan dibangunkannya unit pengelolaan air bersih ini sangat membantu masyarakat air sugihan yang selama ini kesulitan air bersih.

“Kita sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh OKI Pulp ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Kita berharap perusahaan-perusahaan lain yang beroperasi disini juga bisa memberikan manfaat kepada masyarakat sebagaimana yang dilakukan oleh PT OKI Pulp,”jelasnya.

Kedepan, dirinya berharap, program CSR OKI Pulp ini bisa terus dilanjutkan hingga ke desa lainnya sehingga semua masyarakat bisa mendapatkan suplai air bersih.

“Kita mengharapkan kiranya bantuan serupa bisa merata ke seluruh desa yang belum mendapatkan,”terangnya. ( San. )

Post a Comment