BANYUASIN, KabaRakyatsumsel.com– Dugaan penyalahgunaan Dana Desa tahun anggaran 2018/2019 di Desa Srijaya Kecamatan Rantau Bayur kini telah menguak ke publik.

Hal Itu setelah LSM Paguyuban Masyarakat Palembang Bersatu (PMPB) melaporkan HR Kepala Desa Srijaya kepada Inspektorat Kabupaten Banyuasin, Kamis (27/06).

Laporan lengkap dengan bukti-bukti dugaan korupsi Dana Desa yang diserahkan langsung oleh Ketua PMPB Kamaludin di dampingi Alpian Soho di terima langsung oleh Kasubag Umum Mulyadi S.Sos M.Si.

Menurut PMPB Banyuasin jika Kades Srijaya HR telah menyalahgunakan Dana Desa berpotensi merugikan keuangan Negara ratusan juta rupiah dengan cara Markup.

Hal itu disampaika Kamaludin di dampingi Alpian soho saat menjelaskan secara rinci berdasarkan temuan Tim Investigasi PMPB dilapangan.

"Selama ini Dana Desa memang rawan disalah gunakan. Kepiawaian aparatur desa membuat pertanggungjawaban dana desa sehingga
menyulitkan pihak penegak Hukum,baik Tipidkor mau pun Kejari Banyuasin,”ujar Kamaludin, Jum'at (28/06).

Secara administrasi jelas Kamaludin, memang tidak ada kesalahan namun jika di kroscek secara fisik maka Dana Desa Ini sangat rawan dan pasti ada penyimpangan."Dari alokasi anggaran seperti Pemberdayan dan Pengadaan diduga tidak sesuai dengan realisasinya,”tegas dia.

Selain itu Kepala Inspektorat Kabupaten Banyuasin diwakili oleh Milyadi S.Sos Msi membenarkan hal itu jika adanya laporan PMPB mengenai dugaan Korupsi Dana Desa."Ya,memang benar kami sudah menerima laporan dari rekan-rekan LSM dengan regestrasi No.19/PMPB/BA/2019,” kata dia.

Dan pihaknya akan menindak lanjuti, dalam hal ini tentu ada tahapan tahapan yang akan di lakukan.“Kami berharap kepada rekan- rekan di kawal masalah ini jangan sampai ada dusta diantara kita,” singkat dia. (Adm)

Post a Comment