PALI, Kabarakyatsumsel.com- Jelang Pemilihan Kepala Desa Serentak (Pilkades) tahun 2019, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) PALI pada Kamis (27/6) akan mengundang Kepala Desa, Kepala BPD dan Ketua Panitia Pemilihan Pilkades Serentak guna membahas hal ini. 

A Ghani Ahmad Kepala DPMD PALI saat ditemui Rabu (26/6) mengatakan diadakan pertemuan ini bertujuan untuk menentuk pelaksanaan Pilkades serentak.

"Terkait tanggal dan bulannya belum kita putuskan, mengingat banyak kegiatan di PALI, takutnya berbarengan," jelasnya. Saat ini di PALI, ada 34 calon Kepala Desa dan 2 Desa Pemilihan Sementara (PAW)

"Dua desa yang termasuk PAW yaitu Desa Muara Sungai Kecamatan Tanah Abang dan Desa Tanjung Baru Kecamatan Penukal, kedua desa ini dalam amanah Kemendagri nomor 62 menjelaskan bagi Kades yang sisa jabatannya lebih dari satu tahun harus dilakukan Penggantian Antar Waktu (PAW)," terangnya.


Lanjut Ghani kedua Kades itu pernah mencalonkan jadi anggota DPRD dan keduanya masing masing menjabat sebagai kepala desa sekitar satu tahun, masa jabatannya sendiri  masih 4 tahun. 

"Memenuhi ketentuan Kemendagri nomor 65 tersebut, tidak bisa dilakukan pemilihan serentak karena harus dilakukan PAW. Apabila ingin mengikuti Pilkades serentak maka ada mekanisme berbeda. Untuk Desa yang menggelar Pilkades serentak, kadesnya dipilih masyarakat banyak dan mempunyai hak pilih.Sedangkan Kades yang dilakukan PAW, terlebih dahulu membentuk panitia dan panitia menunjuk beberapa perwakilan masing-masing dusun, misalnya ada tiga calon, siapa nanti yang ditunjuk tentu masyarakat melalui tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda serta ada 9 komponen. Merekalah yang akan memilih kadesnya," paparnya.

Ghani berharap kepada 34 calon Kades yang mengikuti Pilkades serentak agar bersaing secara sehat serta melakukan kampanye dengan baik dan memberikan kesan baik kepada masyarakat calon pemilihnya. Jika nanti terpilih, kades harus bekerja maksimal memimpin desanya serta menciptakan program desa yang kreatif.(sendi)

Post a Comment