PALI ,kabarakyatsumsel.com ,Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Penukal Abab Lematang ilir(PALI),kamriadi  menanggapi insiden Pembegalan kemarin yang dialami Salah Seorang Guru ASN SD 34 Talang Ubi Selasa (21/5/2019).

Guru tersebut saat ini mengalami trauma  ,dalam pase pemulihan trauma yang dialami nya ,kami menempatkan sementara Mu'awiyah di Dinas pendidikan PALI selama diperlukan namun setatus nya  tetap ASN sebagai guru disd 34 Talang Ubi.

"Kita tidak memindahkannya akan tetapi trauma yang ia alami membuat dirinya menjadi takut ,untuk membawa kendaraan seorang diri terutama dikawasan itu ,untuk sementara waktu posisi ia saat ini kami tepat kan disini ,sampai trauma nya benar benar pulih," ujarnya.

Menurut Kamriadi seharusnya ASN atau guru yang mengajar disebuah sekolah meski berdomisili di didaerah tersebut ,selain menjauhi dari Pembegalan juga meceganya dari tindakan kejahatan lainnya dan itu juga menguntungkan ASN agar bisa mengirit biaya transportasi .

"Kalau rumahnya di didekat sekolah otomatis ASN tersebut tidak akan pakai kendaraan , selain datang kesekolah lebih cepat ,mungkin untuk pembegalan atau perampokan tidak  akan terjadi ,dikarenakan jarak untuk kesekolah cuma hitungan menit saja ,ditambah lagi ramai nya penduduk didaerah yang di tempatinya," lanjutnya.

Sedangkan untuk kerugian yang dialami Mu'awiyah bukan dari bagian tanggung jawab Dinas ,karena tidak ada anggaran yang diperuntukan untuk insiden tersebut .

"Untuk kendaraan pribadi merupakan tanggung jawab pribadi ,sedangkan kendaraan Dinas saja yang dihilangkan, harus diganti oleh orang yang menghilangkan ,dan intinya sebisa mungkin menghindari terjadi insiden tersebut," tegas Kamriadi.

Kamriadi berharap tidak akan terjadi lagi kejadian serupa ,dan dihimbau untuk ASN atau staff lainnya melakukan langkah atau pencegahan agar tidak mengalami hal serupa ,dengan cara berangkat kerja beramai ramai bagi yang tinggal jauh dari lokasi kedinasan.(sendi)

Post a Comment