BANYUASIN, KabaRakyatsumsel.com -- Pada peringatan Nuzulul Qur'an yang digelar di Masjid Ar Rohim Desa Rambutan Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin diharapkan agar umat Islam dapat lebih mempertebal keimanan.

Bupati Banyuasin H Askolani SH MH, dalam kesempatan menghadiri peringatan Nuzul Qur'an tersebut, mengajak agar seluruh masyarakat Banyuasin dapat membumikan Alqur'an dalam kehidupan sehari-hari.

"Tahun ini peringatan Nuzulul Quran kita gelar di desa, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang kita gelar di kabupaten. Tentunya, makna yang tersirat, Alqur'an sebagai kalam Allah yang diturunkan pada Nabi Muhammad SAW mengandung petunjuk untuk menjadi pegangan bagi umat manusia yang ingin mencapai kebahagiaan dunia dan kebahagiaan akhirat,” jelas Askolani.

Tak hanya itu lanjut Askolani, Program Banyuasin Religius yang menjadi bagian dari Program Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera, harus sama-sama didukung dan disukseskan. Antara lain program Salat Duha Bersama, Maghrib Mengaji, Rumah Tahfiz di tiap kecamatan dan juga memperhatikan kesejahteraan marbot, guru mengaji dan ustad serta ustazah.

"Mari kita jadikan Alqur'an ini sebagai pedoman hidup sehingga Kabupaten Banyuasin menjadi daerah yang diberkahi Allah SWT. Semoga dengan peringatan Nuzul Quran ini, Banyuasin mendapatkan berkah dan ridho dari Allah SWT,” imbuhnya.

Terpisah, pada kesempatan itu Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuasin memberikan bantuan berupa seperangkat perlengkapan sekolah berupa tas dan alat tulis. Bantuan itu merupakan hasil dari pengumpulan zakat yang disalurkan kepada warga kurang mampu.

Penyerahan bantuan dilakukan Bupati Banyuasin H Askolani di Masjid Al-Ikhlas Desa Bukit, Kecamatan Betung. Bantuan diserahkan kepada 15 anak dhuafa dari yang terdapat di desa tersebut.  Didistribusikan juga ZIS berupa santunan sebesar 5 juta untuk 50 Mustahik dari Asnaf Fakir, miskin, masing-masing Rp.100.000.

Melalui zakat itu, Bupati mengharapkan BAZNAS Kabupaten Banyuasin  bisa memberikan lebih banyak manfaat kepada para mustahiq. Salah satunya adalah santunan kepada anak-anak dhuafa. Penyerahan santunan juga disaksikan oleh sejumlah pejabat termasuk Kepala Kementerian Agama Kabupaten Banyuasin. “Alhamdulillah sekarang kita bisa berbagi. Dengan uang itu kita bisa menghadirkan nilai-nilai kebaikan,” katanya.

Kepada para orang tua, dia menitipkan agar bantuan itu digunakan dengan sebaik-baiknya. Baginya, anak adalah amanah yang harus dijaga dengan sepenuh hati. “Anak-anak ini amanah dari Allah yang harus dijaga jangan sampai mereka gagal dalam kehidupan ini,” pesan bupati.

Ia pun mengingatkan kepada para orang tua agar selalu menghadirkan lingkungan yang baik bagi anak. Lingkungan yang baik dan sehat akan melahirkan generasi yang kuat dan berakhlak baik.

Bupati juga melakukan hal yang sama pada kunjungan safari Ramadhan di Masjid Al – Istiqomah Desa Sri Bandung Kecamatan Banyuasin III pada Sabtu (25/5) lalu. “Bantuan tersebut juga mengacu pada Rencana Strategis Baznas Kabupaten  Banyuasin yang telah mendapatkan pengesahan dari Baznas,” terang dia.

Bupati menegaskan bantuan dimaksudkan untuk membantu para siswa yang kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan seragam sekolah, sehingga diharapkan dari satu aspek akan membantu siswa dalam proses kelancaran belajar.

Membantu meringankan ketersediaan kebutuhan pokok bagi anak yatim piatu yang masih bersekolah serta masyarakat yang tak mampu lainnya. “Dan secara bertahap meningkat peran BAZNAS Kabupaten  Banyuasin dalam pengentasan kemiskinan,” pungkas Bupati (Adm)

Post a Comment