PRABUMULIH, KabaRakyatsumsel.com--Penilaian Lomba Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tingkat nasional Kota Prabumulih oleh tim penilai Dr.Theresia Irawati SKM.Mkes Kasi  penyebarluasan informasi kesehatan Dir. Promkes Kemenkes RI, bersama Dr. Rien Yuniantari spesialis radiologi, berlangsung pada jum'at (05/04/19), di rumah dinas Walikota Prabumulih dihadiri oleh wakil ketua tim penggerak PKK Sumatra Selatan (Sumsel), Hj Fauzia Mawardi Yahya.

Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya  dalam sambutannya menyebutkan,bahwa  nama Kota Prabumulih dikancah nasional  sudah tidak asing lagi ,mengingat kata Ridho ,dibawah komandonya Prabumulih akrab dengan prestasi ditingkat nasional.


prestasi yang diraih antara lain,Membangun 2864 rumah tidak layak huni berikut sertifikat,listrik dan gas secara gratis tanpa APBD,Gas kota terbanyak di Indonesia sebanyak 46.000 SR dan kebijakan menolak tambang batubara.



Selain lingkungan sehat, lanjut H. Ridho,"Juga di setiap hari minggu kami adakan senam sehat,  juga Kalau bicara masalah sampah, kami juga membuat bank sampah jadi masyrakat bisa menabung sampah menjadi bank sampah, Karena nanti nya hasil tabungan bank sampah tersebut mereka akan di undi, hadiahnya juga akan kami umroh kan ke tanah suci." Pungkas Ridho.

Hj Fauziah Mawardi Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Sumsel mengatakakn berharap agar Kota Prabumulih menjadi yang terbaik. Kami akan gelar lomba-lomba lainya kedepan khususnya Kota Prabumulih," terang Fauziah.


Sementara dikesempatan yang sama,dr Rien Yuniantari mengapresiasi atas keberhasilan kota Prabumulih menjadi nominator PHBS tingkat nasional tahun 2019.



"Selamat untuk Prabumulih,tingkatkan terus prestasi.Sebarkan terus virus-virus kebaikan yang bisa membuat keluarga bahagia dan sejahtera",harapnya.



Usai pemaparan,tim langsung melakukan penilaian dikampung Toga Melati dan Bank sampah hijau Lestari dan Kampung binaan PT Pertamina Gas SSA di Jalan Peno Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur.



Diketahui,saat ini sudah 88,7 persen masyarakat Prabumulih yang telah berprilaku hidup bersih dan sehat.

Indikator PHBS adalah ,persalinan  yang baik,pemberian asi ekskusif,menimbang bayi dan balita tiap bulan,menggunakan air bersih,mencuci tangan pakai sabun,BAB dijamban yang baik,memberantas jentik nyamuk dalam rumah,makan sayur dan buah dan melakukan aktifitas fisik  serta tidak merokok dalam ruangan.



Kepala Dinas Kesehatan Kota Prabumulih,dr Heppy Tedjo berharap agar penilaian PHBS kali ini secara grafik Prabumulih mengalami peningkatan.



"Juara harapan pernah,juara dua sudah.Kali ini optimis Juara pertama',pungkasnya.(ADV)

Post a Comment