BANYUASIN, KabaRakyatsumsel.com -- Unit Reskrim Polsek Betung telah berhasil "Ungkap Kasus" penggelapan sepeda motor, sebagai mana yang dimaksud dalam dalam pasal 372 KUHPidana, sabtu (16/03) pukul 22.00 WIB.

Terungkapnya kasus penggelapan tersebut setelah Polsek Betung menerima laporan dari korban Nazori Bin Arifin (61), salah seorang Purnawirawan TNI, yang beralamat di komplek Griya Anugrah, Blok N, Lk. I, RT 10, RW 02, Kel. Rimba Asam, Kecamatan Betung, Kab. Banyuasin.

Berdasarkan keterangan dari saksi An. Rusma Wati (55) warga setempat, terungkap kalau pelaku penggelapan sepeda motor tersebut adalah ASP Bin Madikal (29), warga Desa Taja Raya, RT.005, RW 002, Kel. Betung, Kec. Betung, Kabupaten Banyuasin.

"Kejadian tersebut terjadi pada, sabtu (08/03), sekira Pukul 10:00 WIB, di komplek Griya   Anugrah Blok N, Lk.  I RT 10 RW. 02 Kel. Rimba Asam Kec.  Betung, Kabupaten Banyuasin," kata Kapolsek Betung AKP Naziruddin, SH., M.Si, saat dikonfirmasi lewat selulernya, minggu (17/03).

Menurut Kapolsek, pennggelapan motor tersebut, dengan cara pelaku memimjam sepeda motor milik korban dengan alasan 
 untuk menemui temanya dipasar Betung, namun sampai kejadian ini dilaporkan, pelaku tidak juga
mengembalikan sepeda motor milik korban.

"Atas kejadian ini, korban mengalami kerugian Rp. 
5.000.000, 00 (Lima Juta Rupiah)
dan ahir nya korban melaporkan 
kejadian tersebut Kepolsek 
Betung," terang Kapolsek.
  
Setelah menerima Laporan dan melakukan olah TKP, kemudian Unit Reskrim Poksek Betung melakukan penyelidikan keberadaan pelaku, setelah mendapatkan informasi keberadaan pelaku sekira pukul 22:00 WIB, pada sabtu 16 Maret 2019, Unit Reskrim Polsek Betung melakukan pengerbekan serta penggeledahan terhadap rumah pelaku.

"Pengerbekan itu membuahkan hasil dan akhirnya tersangka dapat diamankan dan kemudian pelaku dibawa kepolsek Betung untuk dilakukan proses lebih lanjut secara hukum.

"Barang bukti yang diamankan dari pelaku yakni satu (1) lembar STNK sepeda motor Honda Supra X- 125 warna hitam dan 
merah dengan Nopol BG 5173 JJ, An. Richo Hanseng," pungkasnya. (Adm)

Posting Komentar