PALI, Kabarakyatsumsel.com--Sedikitnya 1.300 tenaga pendidik mulai dari guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan SMA/SMK yang terhimpun dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mengikuti Konferensi Kabupaten (Konferkab) ke-II Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Konferkab ke-II PGRI PALI yang dibuka Bupati PALI Ir H Heri Amalindo, MM didampingi Bunda PAUD PALI Ir Hj Sri Kustina Amalindo ini juga merupakan silahturahmi bupati dan guru se-Kabupaten PALI di Gedung Pesos Komperta, Kecamatan Talang Ubi, Rabu (6/3/2019).

Dalam sambutannya, Bupati PALI memberikan reward kepada para pahlawan tanpa tanda jasa se-Kabupaten PALI, berupa kenaikan honor atau intensif sebagai bentuk penghargaan kepada para pendidik di Kabupaten PALI agar lebih sejahtera lagi.

“Kalau tahun kemarin gajinya Rp400.000 per bulan, sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan guru, maka tahun ini harus naik menjadi Rp800.000 per bulan. Karena dari 20 persen APBD kita adalah untuk pendidikan,” ucap Bupati yang langsung disambut tepuk tangan para guru yang hadir.

Lebih lanjut bupati juga menegaskan bahwa tenaga pengajar di Kabupaten PALI juga harus memiliki kualitas, kedisiplinan, serta keuletan untuk menciptakan generasi penerus bangsa dan daerah yang juga berkualitas.

“Selain itu kita programkan sekolah gratis untuk guru yang tamat SMA agar mengejar strata I dan tingkat seterusnya, kalau gurunya berkualitas dan sejahtera, seharusnya mampu menciptakan generasi yang lebih berkualitas,” ucapnya.

“Maka dari itu kami meminta kepada selurih guru terkhusus di Kabupaten PALI dapat menjalankan pekerjaan yang mulia ini dengan baik dan ihklas,” tambah Heri Amalindo yang kemudian membuka kegiatan tersebut dengan pemukulan gong sebanyak lima kali

Kegigihan dan semangat serta perhatian Bupati PALI terhadap dunia pendidikan sangat diapresiasi oleh Ketua PGRI Sumsel H Ahmad Zulinto, SPd,MM, baik itu difasilitas pendidikan maupun kesejahteraan guru.

“Kami yakin dengan perhatian khusus bupati akan dapat lebih mensejahterakan guru, terutama di Kabupaten PALI. Dengan demikian tenaga pendidik berkewajiban menciptakan kualitas pendidikan, SDM dan generasi yang berkualitas sebagai penerus bangsa. Dan untuk pengurus PGRI harus menyatu dan bersinergi dengan pemerintah, PGRI hidup dan besar bersama pemerintah saling mendukung untuk kemajuan bersama,” ungkapnya

Dalam kegiatan tersebut, juga hadir Sekda PALI, Kejari PALI, Ketua dan Pengurus PGRI PALI periode 2013-2018, Rektor Universitas PGRI Palembang, Dr H Bukman Lian, MM, MSi, OKP, Dewan Pendidikan Kabupaten PALI, Danramil, Kapolsek, sejumlah pengurus PGRI Sumsel serta tamu undangan lainnya.
(Sendi/ADV).

Post a Comment