BANYUASIN, KabaRakyatsumsel.com -- Team Panitia Seleksi (Pansel) Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Betuah (PDAM TB) Banyuasin, telah selesai melaksanakan tugasnya melakukan Uji Kompetisi Kelayakan (UKK), kepada 11 calon dirut.

"Sebelas peserta yang mengikuti UKK sudah selesai termasuk tes wawancara juga sudah selesai di uji, mulai mengenai iimu menejemen sampai ke hal teknis," kata Asisten II Kosarudin saat ditemui di ruang kerjanya, jum'at (15/03).

Asisten II Kosarudin menuturkan, bahwa proses tes wawancara selama 2 hari dari tanggal 14-15 hari berjalan lancar."Tes wawancara berjalan lancar di buat dua sesi kemarin 6 orang dan 5 orang lainnya hari ini, tes berjalan lancar, setiap calon di tes wawancara 30 menit, 7 menit untuk paparan dan selebihnya menjawab pertanyaan ke 5 pansel," paparnya.

Kemungkinan hasil sekaligus siapa yang terpilih menjadi Direktur Utama PDAM TB nantinya akan di umumkan paling cepat tanggal 18 dan paling lambat tanggal 20 Maret.
" Ya kita umumkan di tanggal 18 nanti atau paling lama 20 nanti,"jelas Kosarudin.

Mendalami informasi ini, pewarta ini mencoba mengkinfirmasi kepada para peserta yang mengikiti rekrutman Dirut PDAM TB tesebut. Dalam hal ini untuk mempertanyakan apa saja yang menjadi hal - hal yang ditanyakan pansel.

Beberapa peserta yang berhasil dihubungi mengakui tidak ada pertanyaan yang sulit dari tes wawacara, dari manejemen juga hal teknis, semua pertanyaan bisa terjawab walaupun dibatasi waktu.

"Kami diberi kesempatan oleh pansel 7 menit untuk paparan dilanjutkan menjawab pertanyaan kelima orang tim pasel," papar Ir Darsan ketika dihubungi nelalui Via telpon WhatsApp, Jumat (15/03).

Darsan berharap, seleksi ini tidak ada campur tangan "intervensi" baik itu Pemkab maupun DPRD sehingga calon yang nanti terpilih benar hasil dari seleksi bersih tidak ada main mata pihak manapun. "Dan yakinlah dengan penjaringan yang sehat akan menghasilkan direktur yang propesional. tegas priia berjambang tipis ini.

Peserta lainnya yang turut diwawancarai pewarta ini yakni, Sri Hartini mengakui cukup dekdekan ketika paparan 7 menit apalagi pas dicecar pertanyaan dari pansel yang tidak terhitung jumlahnya.

"Lega selesai tes wawancara, walaupun memang rada grogi memaparkan program selama 6 bulan jika tidak ada perubahan saya siap mundur jika mendapat amanah dan dipercaya memimpin PDAM TB nantinya," tegasnya.

Apapun yang menjadi keputusan pansel tambahnya, kita akan legowo. "Kami percayakan penuh ke tim pansel dan keputusan ada di ke 5 tim pansel akan menentukan bagaimana PDAM TB kedepan," jelasnya. (Adm)

Post a Comment