Ads (728x90)

class="separator" style="clear: both; text-align: center;">

BANYUASIN, KabaRakyatsumsel.com -- Dandim 0430/Banyuasin Letkol Arh Alfian Amran didampingi Danramil 430-01/Pangkalan Balai Kapten Inf Zulkadri dan beberapa orang Babinsa, melaksanakan sosialisasi dan rembuk runding dengan beberapa orang Kepala Desa dan masyarakat petani Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin.

Dalam sosialisasi dan remuk runding tersebut, yakni membahas tentang bagaimana cara bertani secara cerdas dalam menggunakan pupuk, sehingga hasil pertanian yang diperoleh para petani lebih maksimal dan bahkan berlipat ganda dari hasil sebelumnya.

Oleh karena itu Dandim 0430/Banyuasin mencoba memberikan solusi dengan memperkenalkan dan mensosialisasikan Bios 44 kepada beberapa orang Kepala Desa Kecamatan Pulau Rimau dan para petani.

"Bios 44 merupakan Produk andalan Army Team Korem 044/Gapo dalam membantu masyarakat petani di wilayah Sumsel. Dan  Bios 44 merupakan hasil campuran Micro organisme yang digabungkan dengan beberapa bahan lainya," kata Dandim 0430/ Banyuasin Letkol Arh Alfian Amran saat di konfirmasi media ini, jum'at (15/03).

Menurut Letkol Arh Alfian Amran, Bos 44 juga berguna untuk menghasilkan bakterì yang mampu terurai untuk menyuburkan tanah, menggemukan peternakan sapi, memaksimalkan hasil tambak ikan dan banyak lagi manfaat lainnya bagi petani.

Bios 44 ini jelasnya, dapat di peroleh di Kodim 0430/Banyuasin secara cuma - cuma sebagai bahan pupuk uji coba di lahan para petani, hasil uji coba yang sudah dilakukan sebelumnya diberbagai lahan yang berbeda ternyata hasilnya sangat dasyat.

"Petani padi misalnya mampu menghasilkan 6 ton sampai 7 ton setiap hektarnya, hasil ini lebih banyak 2 ton sampai 3 ton bila dibandingkan menggunakan pupuk lainnya yang hanya 4 ton samapi 6 ton per hektarnya, sehingga meningkatkan taraf hidup dan kemakmuran petani," terangnya.

Bios44 dapat juga ditabur di areal lahan gambut yang mampu mencegah kebakaran hutan dan lahan, di lahan perkebunan sawit, kebun karet, dan bahkan lahan yang tercemar bekas galian tambang sekalipun dapat dinormalkan kembali PH tanahnya.

Di sela - sela perbincangan dengan petani, dalam menghadapi Pemilu 2019 mendatang, Dandim 0430/Banyuasin juga mengajak dan menghimbau kepada masyarakat Petani Banyuasin untuk menjaga keamanan di lingkungan masing-masing agar hidup kita damai dan fokus dengan frofesi sebagai petani yang berhasil.

Dan jika masyarakat petani masih ada yang menyimpan dan menggunakan senjata Api di kebunnya agar menyerahkan secara sukarela senjata-senjata Ilegal tersebut, baik senjata organik standar maupun senjata rakitan yang masih disimpan oleh masyarakat.

"Apalagi sebentar lagi kita akan melaksanakan Pesta Demokrasi yaitu Pilpres dan Pileg, mari kita jaga agar Pemilu 2019 terlaksana dengan aman dan tertib, tidak ada gunanya menyimpan senjata api yang akan menyusahkan diri sendiri," tegasnya.

Dandim 0430/Banyu Asin Letkol Arh Alfian Amran berjanji kepada masyarakat untuk menerima penyerahan senjata ilegal tersebut dan tidak menjadikan masalah, karena masyarakat secara ikhlas dan sadar menyerahkan senjata tersebut. (Adm)
Attachments area

Post a Comment