BANYUASIN, KabaRakyatsumsel.com-- Pengurus Indonesia Woodball Asosiation (IWbA) Banyuasin menggelar Kejurda I yang bertempat di lapangan Upacara Pemkab Banyuasin. Sabtu (16/02). Dari kegiatan ini diharapkan lahir atlit woodball handal yang dapat mewakili Sumsel di Pon 2020 mendatang, 

Kejurda I IWbA ini dihadiri oleh Ketua Umum IWba Sumsel, Hj. Sunnah, NBU. SH.,MH. Kasi Pers Kodim 0430 Banyuasin, Kabid Periwisata Ekonomi Kreatif Banyuasin Nasutman dan Kasi Pemuda dan Olahraga Banyuasin Muhammad Alfajeri.

kegiatan tersebut
diikuti oleh berbagai atlit yang ada di Sumsel, diantaranya Kabupaten/Kota di Sumsel, seperti  OI, Prabumulih, OKUT, OKI, Palembang, Pagaralam, Empat lawang, Banyuasin, Lahat, Muba, dengan jumlah atlit 54 orang di tambah kontingen dan official 74 orang.

Ketua umum IWbA Banyuasin Hengki Kumbara mengatakan bahwa Ini kegiatan pertama di era kepemimpinan ibu Sunnah, pernah pesimis karena fasilitas yang belum lengkap di Banyuasin namun kita coba laksanakan di Banyuasin.

"Dan Cabor woodball ini meski baru masuk di tahun 2010 lalu, namun di Banyuasin meski baru sudah ada empat sekolah yang mengirimkan atlitnya, ini luar biasa "ucap, Hengki kumbara, saat dibincangi pewarta ini. Sabtu (16/02).

Sementara, Hj. Sunnah. Nbu. SH. MH, Ketua umum IWba Sumsel, mengatakan bahwa kejurda yang dilaksanakan di Banyuasin sudah sesuai dengan Raker IWbA yang harus dilaksanakan target untuk menuju PON 2020.

"Kejurda ini agenda tahunan dilakukan untuk seleksi kualifikasi PON di papua 2020, sebab sesuai dengan amanat rakor bahwa harus melaksanakan kegiatan, baik pelatihan maupun pembinaan, agar lahir bibit-bibit atlit di daerah, bulan juli akan ada kualifikasi PON, itulah alasan diadakannya Kejurda inin , ucap dia.

Dirinnya berterima kasih pada Ketua Umum Banyuasin yang sudah berani melaksanakan meski sederhana."Terimah kasih banyak dengan panitia, Banyuasin menjadi tuan rumah yang sukses , tiap tahun kejurda harus dilakukan di setiap kabupaten jangan di propinsi terus," jelas dia.

"KONI Sumsel berkomitmen mendukung cabor-cabor yang aktif melakukan kejuaraan, Kita harus menyalip Jogja, sebab di Kalimantan kemarin kita nomor 6 dibawah Jogja, jadi kita harus bisa dan optimis, bisa tembus ke PON Papua 2020, bangganya kita Sumsel ada Juara terbaik berasal dari Kabupaten Banyuasin orangnya Ketua Umum IWbA Banyuasin sendiri"ujar dia. 

Sementara, Bupati Banyuasin diwakili oleh Kabid Pariwisata dan Ekonomi kreatif Disdikporapar Banyuasin, Nasutman. M.Si. Dalam sambutannya mengatakan, kaget ketika Ketua Umum IWba Sumsel mengatakan Juara Dunia IWBa berasal dari Banyuasin.

"Ya kaget juga dengarnya ternyata adik kita Hengki Kumbara putra Banyuasin ini merupakan atlit terbaik Indonesia di Cabor Woodball, pastinya nama Banyuasin menggema saat penyerahan medali di sana dengan mewakili Indonesia"ucap dia.

Dirinya meminta kepada Hengki selaku ketua Umum IWbA Banyuasin untuk semangat membesarkan Woodball."Hengki itu sudah level dunia, jadi terus menggelar event-event besar, silahkan koordinasi dengan stakeholder yang ada di Banyuasin, saya sangat apresiasi sekali adanya olahraga ini"tukas dia. (Adm)

Post a Comment