BANYUASIN- Bupati Banyuasin H Askolani, Rabu (30/01) malam di kediaman pribadinya di Jl Camat Kelurahan Sukajadi menerima kunjungan Silaturahmi perwakilan 50 guru honor K2 yang mengabdikan diri di berbagai sekolah dalam wilayah Banyuasin.

Dalam pertemuan santai ini, ada tiga hal yang diutarakan Ketua Forum K2 Wasgito kepada Bupati, pertama terkait status, kesejahteraan dan yang ketiga terkait SK yang mereka pegang selama ini dan berharap menjadi prioritas P3K.

Seperti di ketahui, guru honor K2 berjumlah 420 orang,  tadi nya sekitar 600 orang namun ada yang lolos CPNS dan ada juga yang beralih ke Provinsi terkait status SMA dan SMK yang saat ini dibawa Pemprov Sumsel.

Pada pertemuan itu, Bupati H Askolani mengatakan untuk meningkatkan kesejateraan para guru honor, Pemkab Banyuasin pada tahun anggaran 2019 ini telah menganggarkan dana sekitar Rp 23 Miliar. Dana ini untuk menambah isentif bagi para guru besarannya tergantung dari masa kerja dari Rp 250.000 sampai dengan Rp 1.000.000. 

Kesejahteraan para guru termasuk pembangunan infrastruktur pendidikan ini sudah masuk dalam program Banyuasin cerdas, intinya kami ingin kualitas dan mutu pendidikan Banyuasin semakin baik, "katanya.

Terkait status terang Askolani, terutama untuk menjadi CPNS tentu itu menjadi kewenangan pusat. Sedangkan Pemerintah Daerah tidak ada kewenangan terkait hal tersebut. "Jujur saja, kalau Pemkab Banyuasin ada kewenangan saya angkat semua para honorer ini jadi CPNS, tapi sejuah ini regulasinya ada di Pemerintah Pusat," terangnya. (Adm)

Post a Comment