Ads (728x90)

class="separator" style="clear: both; text-align: center;">


Kayuagung, KabaRakyatsumsel.com – Cetak sawah salah satu program Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), yang didampingi oleh Kodim 0402/OKI dinyatakan berjalan dengan baik setelah ditandatangani MoU antara Kementan dan TNI AD pada Tahun 2013 lalu.

Dandim 0402/OKI Letkol Inf Riyandi didampingi Danramil 402-01/Tanjung Lubuk ketika meninjau lokasi cetak sawah di Desa Benawa kecamatan Teluk Gelam, Rabu (2/1) menyebutkan, bahwa atas kerjasama yang baik antara pemerintah desa dan dinas pertanian, dinyatakan berjalan dengan baik. Karena, seluas 300 hektar lahan yang tersebar di Desa Srigading Kecamatan Sungai Menang dan Desa Benawa Kecamatan Teluk Gelam dinyatakan berhasil.

“Untuk Desa Srigading seluas 200 hektar dan Desa Benawa seluas 100 hektar lahan yang dikelola sebagai cetak sawah,” kata Letkol Inf Riyandi pada wartawan panjang lebar.  Dari dua desa ini menjadi tugas berat dari TNI Angkata Darat (AD) ikut turun kesawah dari awal penggarapan hingga panen.

“Khususnya cetak sawah di Desa Benawa Kecamatan Teluk Gelam yang terletak di wilayah teritorial Koramil 402-01/Tanjung Lubuk, saat ini masih dalam tahap pengerjaan lahan yang telah mencapai sekitar 63 persen, dan sebagian lahannya sudah ditanami padi oleh petani setempat,” jelasnya.

Babinsa yang bertugas sebagai pendamping cetak sawah, jelas Riyandi, selalu berperan berpatisipasi aktif sejak dimulainya pembukaan lahan, pengolahan lahan, penanaman padi serta pemeliharaan tanaman padi, hingga pada saatnya nanti turut serta dalam membantu melaksanakan panen bersama-sama.

Kepala Dusun (Kadus) 1 Desa Benawa yang juga sebagai pengawas di lokasi tersebut saat ditanya terkait program cetak sawah ini mengatakan, warga disini sangat bersyukur dan berterimakasih sekali kepada Dinas Pertanian dan Kodim, khususnya Babinsa.

“Karena dengan adanya program cetak sawah ini sangat membantu sekali meringankan beban mereka yang selama ini hanya bertumpuh dari hasil kebun karet dan sawit untuk memenuhi kebutuhan sandang pangan keluarga mereka. Apalagi harga getah karet dan sawit saat ini sangatlah murah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Syaripudin SP MSi bangga dengan keterlibatan kerjasama yang baik antara pemerintah dengan TNI AD. Diharapkan kerjasama ini, tidak hanya sebatas cetak sawah. Namun demikian, bisa kegiatan pertanian lainnya demi kesejahteraan petani sendiri.

“Kerjasama antara TNI dan pemerintah sangat dirasakan masyarakat petani, karena pihak petani turun membantu petani dari awal hingga akhir, sampai panen,” ungkap Syaripudin yang sangat meringankan kerja petani. (San)

Post a Comment