MUBA,  KabaRakyatsumsel.com - Dinas perindustrian dan perdaganagn mengambil langkah cepat dalam rangka menangani kelangkaan gas elpiji 3 kg jelang natal dan tahun 2019


diwilayah kabupaten musi banyuasin sumatera selatan untuk menjaga stok barang kebutuhan pokok dan penting bagi masyarakat aman dan terkendali


Berdasarkan surat edaran bupati muba terkait himbawan kepada para pelaku usaha makro dan mikro di dalam wilayah kabupaten musi banyuasin untuk tidak menggunakan gas elpiji 3 kg


 kepala dinas disdagperindak  muba H zainal arifin melalui kepala bidang barang kebutuhan pokok dan penting Akhmad Fanfani Syafri ST. MT melalui WhatsAp jumat (28/12/2018)


menjelaskan bahwa beberapa waktu lalu  tim terpadu perlindungan konsumen yang terdiri dari stake holder terkait swaperti polres.polpp.bp pom dan lain lain telah melaksanakan operasi pasar  terkait ketersediaan barang pokok dan penting yang salah satunya adalah mengenai isu kelangkaan gas elpiji 3 kg diwilayah kab muba.


Ya kita  beredar dalam media sosial bahwa gas elpiju  3kg dimuba mulai langkah.dari temuan tim operasi pasar didapatkan bahwa kelangkaan tersebut terdapat beberapa indikasi antara lain.berkurangnya stok dari pertamina.indikasi pelaku usaha makro dan mikro menggunakan gas tersebut.sampai kepada penimbunan.untuk itu pihaknya telah melaporkan hal ini ke disperindag  provinsi sumsel dan pihak polres muba untuk bertindak tegas jika ada pelaku usaha berusaha menyimpan stok untuk kepentingan tertentu.ungkapnya


Dian menambahkan kita menghimbau agar pelaku usaha makro dan mikro yang berada di kab muba agar tidak menggunakan gas  3 kg ini yang nota bennya untuk masyarakat berpenghasilan rendah.untuk itulah kita keluarkan surat edaran bupati muba ini jelas nya.dari hasil monitoring yang dilakukan pihaknya menjamin ketersediaan barang kebutuhan pokok dan penting dalam wilayah kabupaten muba menjaleng libur hari raya natal dan tahun baru 2019 pada posisi aman dan  terkendali.pungkasnya,(rdi)

Post a Comment