OGAN ILIR,  kabarakyatsumsel.com -Akhir akhir ini curah hujan meningkat,  sama halnya terjadi  di Kabupaten Ogan Ilir (OI) sejak dua  bulan terakhir tepatnya mulai bulan September hingga Oktober 2018 yang lalu tercatat ada 20 kasus  penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) ,  ini dari data yang berhasil dihimpun di dinas Kesehatan Kabupaten OI,  kemarin (26/11/18).
Masih dari data yang berhasil dihimpun,  selama tahun 2018, tepatnya sejak Januari hingga Oktober 2018 terdapat kasus 47 penderita DBD di 25 Pukesmas yang ada di OI,  dari angka tersebut namun terdapat lonjakan yang lebih dirasakan terjadi pada bulan Oktober 2018 yaitu terdapat 14 penderita DBD.
Dari 14 penderita DBD tersebut terdapat di Puskesmas Indralaya 4penderita,  puskesmas Talang Pangeran satu penderita, puskesman Tebing Gerinting 4penderita, puskesmas Sri Tanjung Satu penderita dan puskesmas Simpang Timbangan 4penderita.
Dikatakan Zunita, SKM Kasi Pencegahan dan pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Ogan Ilir (OI) yang didampingi Syaiful pengelola Program DBD, pihak dinas kesehatan kabupaten OI  sudah dari jauh hari  mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada kepala UPTD Puskesmas yang ada di Kabupaten OI prihal kewaspadaan penyakit demam berdarah, mengingat masuknya musim hujan.
Dengan melaksanakan penyuluhan,  meningkatkan upaya pemberantasan sarang nyamuk yaitu dengan cara menguras bak penampungan air,  menutup rapat rapat tempat penampungan air dan tak lupa menaburkan bubuk larvasida (abate) pada tempat penampungan air.
Tak hanya itu, juga mendistribusikan abate ke desa desa dan sekolah,  melakukan koordinasi  dengan  dengan juru pemantau jentik (jumantik) dan segera melaporkan bila terdapat kasus DBD. (her)

Post a Comment