BANYUASIN, KabaRakyatsumsel.com --  Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Banyuasin berhasil menggagalkan peredaran 1, 5 Kg Shabu saat melaksanakan giat razia stasioner di jalan Lintas - Timur Palembang- Jambi KM 42 depan Gerbang Pemkab Banyuasin, Kelurahan Kayuara Kuning, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, S.IK yang di dampingi Waka Polres Banyuasin Kompol M.Hadi Wijaya, ST., MH dan Kasat Narkoba AKP Liswan Nurhafis, SH, KBO dan Jajaran Personil Sat Narkoba Polres Banyuasin saat memimpin Konfrensi Pers di halaman gedung Sat Narkoba Mapolres Banyuasin. Jum'at (23/11) jam 10.00 WIB.

Razia stasioner tersebut jelas Kapolres Yudhi, dengan sasaran BUS AKAP / AKDP serta mobil pribadi di Jalan Lintas Timur Palembang Jambi KM 42 depan Gerbang Pemkab Banyuasin Kelurahan Kayuara Kuning Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, Jumat (16/11) sekira jam 20.00 WIB.

Menurut Kapolres Yudhi bahwa dalam mengungkap kasus Narkoba tersebut berhasil mengamankan 2 (dua) tersangka berikut 2 paket besar  narkotika jenis shabu dengan berat bruto 1500 gram Pengungkapan kasus besar ini berawal laporan masyarakat bahwa akan ada pengiriman narkotika jenis shabu melalui lintas timur Banyuasin.

Kemudian Kapolres Banyuasin memerintahkan Kasat Narkoba bekerjasama dengan Kasatfung lainnya beserta anggota melaksanakan giat razia stasioner dengan sasaran BUS AKAP / AKDP serta mobil pribadi di Jalan Lintas Timur Palembang Jambi Km 42 depan Gerbang Pemkab Banyuasin Kelurahan kayuara Kuning Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin.

"Sekira pukul 02.00 WIB, melintas bus AKAP RAFFI jurusan Medan - Palembang,  Gabungan Personil Polres Banyuaasin melakukan Penyetopan terhadap Bus RAFFI tersebut dan dilakukan penggeledahan terhadap orang dan  barang , tepatnya di bangku set 16 terdapat salah satu orang laki laki yang mencurigakan dan pada saat dilakukan pemeriksaan dan penggeladahan oleh anggota didapati 2 ( dua ) bungkus besar narkotika jenis shabu yang disimpan dalam tas ransel," kata Kapolres Yudhi.

Kemudian dilakukan pengembangan terhadap tersangka lainnya dengan cara control delivery terhadap penerima barang bukti yang sudah menunggu di KFC MALL Chandra Bandar Lampung Tengah Kecamatan Bandar Jaya Kabupaten Lampung Tengah Provinsi Bandar Lampung.

Kedua tersangka tersebut yakni REA (33), PNS Kemenkumham Lapas Way Huwi Lampung ), Warga Gang Harapan 3 No.25 RT.005 Kecamatan Kedaton Kita Bandar Lampung dan tersangka DJ (37), Ibu Rumah Tangga , warga Desa Teluk Balak RT 006 RW.01 Batang Hari Nuban Lampung Timur  berikut barang bukti 2 (dua) paket besar natkotika jenis shabu berat bruto 1500 gram, 3 unit HP dan 1 buah Ransel.

"Kini kedua tersangka berikut barang bukti (BB) telah diamakan di Polres Banyuasin guna penyidikan lebih lanjut. Kedua tersangka dijerat pasal primer 114 ayat (2) , sub pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 (lima) tahun maksimal Seumur hidup /hukuman mati," jelas Kapolres Yudhi. 

Kapolres berujar bahwa 1, 5 kg paket shabu yang diamankan senilai Rp 1, 5 Milyar dan Sat Narkoba Polres Banyuasin telah Berhasil juga menyelamatkan korban jiwa masyarakat terhadap penyalaahgunaan Narkotika jenis shabu dan telah menyelamatkan sebanyak 9.000 Orang jiwa.

"Kita berharap kepada msyarakat dan para awak media untuk berkontribusi dalam memerangi narkoba di dalam wilayah hukum Polres Banyuasin. Narkoba kita jadikan musuh bersama dan menjadikannya bahaya laten yang akan merusak generasi penerus bangsa," tandas Kapolres Yudhi. (Adam)
Attachments area

Post a Comment