BANYUASIN, KabaRakyatsumsel.com-- Panwaslu Kecamatan (Panwascam) Suak Tapeh mengadakan kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif Pemilu 2019 di Gedung Serba Guna Desa Lubuk Lancang Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin, Selasa (06/11).
Kegiatan sosialisasi Pilpres dan Pileg 2019 tersebut melibatkan unsur Muspika Suak Tapeh, para kepala desa serta perwakilan organisasi kepemudaan serta para tamu undangan lainnya kurang lebih 100 orang.

Ketua Panwascam Suak Tapeh Drs. Samri Marhan dalam paparan materi menyampaikan, pengawasan partisipatif yang dimaksud ialah melibatkan masyarakat untuk menjadi manusia aktif memantau sekaligus mengawasi setiap tahapan pemilu yang berlangsung dalam lingkungannya.

Dikatakan Samri, untuk setiap potensi kecurangan atau pelanggaran yang terjadi, masyarakat secara aktif memiliki jalur langsung dengan pihak berwenang baik kepolisian maupun Panwas itu sendiri agar laporannya segera ditindak lanjuti.

"Jalur langsung dimaksud dapat memanfaatkan sistem komunikasi dan informasi agar efektif dan efisien," terang Samri Marhan dalam penyampaiannnya pada acara sosialisasi tersebut.

Dengan sistem dan jalur yang langsung, lanjut Samri Marhan, masyarakat akan memiliki kepercayaan dan keyakinan bahwa laporannya akan ditindaklanjuti.

"Satu di antara tantangan mekanisme pengawasan partisipatif ini adalah meningkatkan kemauan dan keaktifan masyarakat untuk melaporkan setiap ada pelanggaran atau kecurangan yang ditemui," jelas dia.

Menurut Samri Marhan, membangun partisipasi aktif masyarakat tersebut merupakan kunci berhasil tidaknya strategi pengawasan, maka diperlukan sosialisasi yang masif dengan stekholder masyarakat, berbagai media dan alat peraga untuk memberitahu masyarakat tentang hak-hak politiknya.

Selain peningkatan kesadaran masyarakat, juga kedekatan komisioner atau anggota panitia dengan masyarakat menjadi kunci keberhasilan partisipatif.
"Masyarakat hanya akan mau mengambil inisiatif untuk terlibat dalam pengawasan pemilu secara aktif jika merasa dekat dengan Panwaslu," terang dia.

Pelaksanaan sosialisasi dihadiri oleh Perwakilan Polsek Betung - Suak Tapeh, Perwakilan Camat Suak Tapeh Jaharob, Perwakilan Danramil Betung - Suak Tapeh, KUA, para kepala desa se Kecamatan Suak Tapeh serta kelompok kepemudaan.

"Sehingga hasil dari kegiatan sosialisasi ini bisa bersama - sama ikut terlibat aktif mengawasi dan menghimbau dengan masyarakatnya, khususnya dengan tahapan yang sedang berlangsung yakni perbaikan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP)," jelas dia.

Ketua Panwascam Suak Tapeh Drs. Samri Marhan menambahkan, mengenai hal yang  boleh dan tidak dilakukan selama pelaksanaan kampanye Pileg dan Pilpres 2019.
Di antaranya para ASN, Kepala Desa beserta perangkatnya dan BPD juga dilarang dilibatkan dan atau terlibat kampanye peserta pemilu dan termasuk melakukan pelanggaran tindak pidana pemilu.

"Ini harus kita ingatkan kembali dengan para peserta yang hadir sehingga semuanya terhindar dari pelanggaran pidana pemilu dan pelaksanaan pemilu nanti, sesuai harapan kita semua yakni berintegritas, aman dan damai," pesan Samri Marhan. (Adam) 

Attachments area

Post a Comment