Muba, KabaRakyatsumsel.com - Proyek Pembangunan Jalan Setapak Desa Simpang Sari Kecamatan Lawang Wetan Kabupaten Musi Banyuasin yang Menggunakan Dana Anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun 2018 diduga Asal Asalan dan diduga ada indikasi Penyalah Gunaan wewenang memperkaya diri sendiri dalam kegiatan tersebut.

Hal itu diungkapkan Subagio sebagai toko pemuda kabupaten musi banyuasin kepada wartawan media ini minggu (11-11-2018) dikediamannys.saat saya mendatangi meninjau kegiatan tersebut sabtu (10-11-2018) pembangunan jalan setapak didesa simpang sari kecamatan lawang wetan kabupaten musi banyuasin sangat miris melihat kegiatan tersebut karena terlihat sangat jelas kalau kegiatan tersebut asal asalan dan diduga ada indikasi kesengajaan kalau rerumputan yang ada didasar tanah tidak dibuang dan bisa mengurangi kwalitas beton sehingga dapat menyebabkan kerusakan dini pada beton badan jalan setapak tersebut.

Apakah memang seperti itu Bestex kegiatan tersebut.tapi aku rasa tidak seperti itu bestexnya.ini diduga ada indikasi penyalah gunaan wewenang olek onum penanggung jawab kegiatan dari pihak desa yang dengan sengaja melakukan dan diduga ingin meraup keuntungan dari dana pembangunan jalan setapak yang ada didesa simpang sari kecamatan lawang wetan kab muba itu.

Tahun anggaran 2017 kami juga menemukan pembangunan jalan setapak ditempat yang sama yaitu peningkatan juga sama dengan tahun 2018 artinya ini sudah 2 tahun berjalan tapi tetap sama seperti itu nah kalau kita mengingat setiap kegiatan penggunaan dana alokasi desa sudah banyak melibat kan instansi pemerintah yang lebih utama adalah pihak inspektorat sebagai pengawas diwilayah kabupaten khususnya kab muba tentunya.

Dan diduga ini ada indikasi penyelewengan oleh oknum pihak pemerintah desa simpang sari yang diduga sengaja ingin meraup keuntungan yang lebih.diduga menyalahi aturan dan diduga melakukan tindak pidana korupsi.kolusi dan nepotisme.yang dapat merugikan keuangan negara.ungkap subagio.

Sementara Kades  Simpang Sari belum dapat dimintai keterangan terkait masalah tersebut.(rdi)

Post a Comment