JAKARTA, KabaRakyatsumsel.com — Bupati Banyuasin H Askolani, SH., MH secara tegas menyatakan pelaksanaan tes CPNS di Kabupaten Banyuasin akan berlangsung secara murni. ” Tidak ada praktek uang, saya tegaskan tidak akan menggunakan uang seperti yang kuatirkan oleh masyarakat selama ini,” kata Askolani

Oleh karena itu, ia meminta peserta tes untuk tidak percaya dengan oknum yang bisa membantu meloloskan dengan memintai sejumlah uang. “Jika ada seperti ini Pemkab Banyuasin tidak bertanggungjawab dan segera melapor ke pihak yang berwajib dalam hal ini pihak kepolisian,” tegasnya

Sebagai Bupati Banyuasin dirinya mengimbau kepada seluruh peserta Tes CPNS di Kabupaten Banyuasin yang akan berlangsung tanggal 5-8 Nopember untuk mengikuti tes dengan sebaik-baiknya. Ia juga meyakinkan Tes CPNS berjalan murni 100 persen.

“saya sebagai Bupati yang jadi jaminannya kalau ada yan mintak uang dan imbalan lainnya, laporkan dengan yang berwajib, “katanya seusai menandatangani Fakta Integritas di Kantor Kementerian PANRB di Jakarta, Kamis (1/11).

Kenapa saya jamin kemurniannya?. Karena Sebagai Bupati Banyuasin, terang H Askolani, dirinya bersama Wabup H Slamet menginginkan CPNS yang lolos nanti merupakan orang-orang yang memiliki kualitas dan memang ahli dibidangnya guna menjalankan visi misi Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera. ” Kualitas yang kami utamakan, maka saya jamin tes CPNS ini akan berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku, “tegasnya.

Kepala BKD Banyuasin Hazairin Zaini  mengatakan peserta tes CPNS di Kabupaten Banyuasin berjumlah 9.360 orang, dengan pelaksanaan test mulai hari Senin 5 -8 Nopember  2018. Dan mereka akan mengisi 432 formasi yang disetuji Kemenpan.

“Tes akan menggunakan CAT UBK di 20 sekolah dengan 28 ruangan yang tersebar di Talang Kelapa, Sembawa, Banyuasin III, Suak Tapeh dan Betung, “katanya. (Adam/rell)

Post a Comment