Muara Enim, KabaRakyatsumsel.com -- Ratusan warga dari Tiga Desa dan Satu Kelurahan, yaitu Desa Muara Harapan, Desa Harapan Jaya dan Desa Saka Jaya Serta Rumah Tumbuh Kecamatan Muaraenim, menggelar aksi unjuk rasa ke Polres Muaraenim pada Kamis, (18/10/2018).

Aksi tersebut dipicu karena adanya dugaan penjemputan paksa terhadap salah satu warga asal Desa Muara Harapan Imbron (60) pada Rabu malam (17/10/2018) oleh beberapa Anggota Polisi.

Imbron dijemput dikediamanya atas dugaan mendalangi aksi pelarangan melintasnya Angkutan Truk Batu Bara di Jalan Desa. Proses diamankanya Imbron ini dibenarkan oleh Kepala Desa Muara Harapan Dul Sambiono.

Menurut Dul Sambiono, peristiwa itu terjadi pada malam hari pukul 23.30 wib. Polisi datang dengan mengatas namakan anggota dari Polda Sumsel. Dikatakanya Imbron diamankan polisi atas dugaan telah mendalangi pelarangan melintasnya mobil angkutan batubara di Jalan Desa.

"Dalam penangkapan ini Pihak Kepolisian tidak ada Koordinasi dengan saya, dan ketika saya datang kerumah Imbron dia sudah dibawa,"ungkap Dul Sambiono.

Terpantau dilapangan, aksi unjuk rasa berjalan damai dan tertib. Sampai saat ini warga masih berada di halaman Mapolres Muaraenim menunggu tanggapan dan penjelasan dari Pihak kepolisian Resor Muaraenim. (ist)

Post a Comment