PRABUMULIH, KabaRakyatsumsel.com - RS Pertamina kembali mengelar Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) tahap III di Klinik RS Pertamina di Jalan Melati Komperta.

Kegiatan Posbindu itu sendiri berhasil menjaring penderita hiperkolestrolemia, lalu penderita hipertensi dan diabetes tahap II. Direktur RS Pertamina, dr Henry Hidayatullah mengungkapkan, tujuan utama posbindu sendiri. Agar warga mendeteksi dini penyakit tidak menular (PTM), tanpa disadari dideritanya.

 "Alhamdulillah, Posbindu telah dilaksanakan hingga tahap III ini. Selalu ramai warga yang memeriksakan kesehatannya sejak dini, supaya bisa diantisipasi dan dicegah PTM diderita," jelasnya ketika dibincangi media ini, Senin (8/10/2018).

Ia menghimbau, posbindu telah selesai. Tetapi, warga hendaknya rutin memeriksakan kesehatannya secara rutin. Agar bisa terdeteksi dini dan ditanggulangi secara cepat.

"Warga juga tetap menjaga pola hidup sehari-hari, menjaga pola makan serta olahraga cukup," bebernya.

Akunya, sehingga angka penderita PTM bisa ditekan. Seiring kesadaran masyarakat menjaga kesehatannya, lebih baik sehat ketimbang mengobati. "Mudah-mudahan, tahun depan posbindu bisa dilaksanakan lagi," ucapnya.

Sementara itu, Humas, Sulasmi mengatakan, posbindu ini adalah program corporate social program (CSR) antara PT Pertamina (Persero) dan RS Pertamina memberikan layanan bidang kesehatan bagi masyarakat.

"Inti kegiatan ini, sifatnya preventif dan promotif. Agar PTM terdeteksi dini dan bisa tertanggulani," bebernya.

Kata dia, warga yang ikuti posbindu setiap tahapnya. Relatif ramai, ini bukti kalau kegiatan posbindu benar-benar memberikan manfaat bagi warga.

"Iya rata-rata setiap tahapnya sekitar 50 orang lansia dan lainnya. Ikut dalam kegiatan posbindu ini," pungkasnya.
(bmg/dd)

Post a Comment