Prabumulih, KabaRakyatsumsel.com-Adanya pernyataan Walikota Prabumulih Ridho Yahya saat menjadi pembina apel mingguan, Kamis (4/9) yang menyatakan bahwa Mantan Penjabat Walikota Prabumulih Richard Chahyadi tak akan "memakai" pejabat yang dilantiknya. Hal ini dibantah Richard Chahyadi.

Ia yang sekarang menjabat Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Muba saat dihubungi via phone, Jumat (5/9) mengaku sedang berada di Jakarta urusan dinas.

"Saya bukan calon dan tidak mencalonkan diri sebagai Kepala Daerah dalam Pilkada Prabumulih 2018, jadi pernyataan Walikota Prabumulih yang mengatakab bahwa saya tak memakai pejabat yang sudah ia lantik, itu salah dan tak benar," tegasnya.

Bahkan dengan jelas disampaikannya lagi ia juga tak bertemu dan bicara satu katapun terkait urusan pemerintahan di Prabumulih dengan Ridho Yahya.

"Ini bentuk propaganda dan pembodohan kepada masyarakat Prabumulih," lanjutnya.

Kontestasi politik di Prabumulih menurut mantan Kepala Kesbangpolinmas Provinsi Sumsel ini sudah usai dan meminta semua elemen untuk kembali bekerja membangun Prabumulih dan merealisasikan janji-janki politik selama Kampanye beberapa waktu lalu.

"Jangan malah membuat keruh suasana tak kondusif dengan melempar statemen yang tak dapat dipertanggungjawabkan," tandasnya.


Ia menghimbau kepada seluruh ASN dan PHL agar bekerja seperti biasa krn kalian bekerja dgn negara, jangan  terpancing emosi bersikaplah profesional seperti yg mereka tunjukkan tempo hari semasa dirinya memimpin Prabumulih

"Karena negara ini adalah negara demokrasi berbeda dalam pilihan itu hal yg wajar dan tdk bisa dipaksakan dan untuk sang pemimpin yg sudah terpilih berlaku bijaklah dalam memimpin. Rangkul seluruh elemen baik yg pro mau pun yg kontra segera realisasi janji politik terhadap rakyat sesuai visi  dan misi yg sudah terencana jgn mempekeruh suasana karena seorang pemimpin harus mampu membuat rakyatnya nyaman  dan aman serta damai. Apalagi ASN dan PHL adalah orang-orang terdekat Walikota dalam menjalankan roda pemerintahan," himbaunya.


Menurutnya lagi, sejak Ridho Yahya mencalonkan diri sampai dilantik, mereka bedua tak  pernah bicara tentang pemerintah maupun tentang apa saja satu kata pun

"Beliau (Ridho Yahya-red) Wako terpilih jika ada menyampaikan sambutan mengatasnamankan saya diucapan beliau itu adalah tidak benar," pungkasnya.(bmg)

Post a Comment