MUARA ENIM,KabaRakyatsumsel.com-Dalam pembahasan Bimbingan Teknis Tahap IV Gerakan Menuju 100 Smart City Kabupaten Muaraenim, Bupati dan Wabup Muaraenim, meminta bisa sejalan dengan program, misi dan visi mereka sebagai Bupati dan Wabup Muaraenim periode 2018-2023.

"Kita ingin hasilnya nanti benar-benar nyambung dengan program, misi dan visi kita. Kita ingin tahun 2019, sudah eksen tidak lagi teori," ujar Bupati Muaraenim Ir H Ahmad Yani MM yang didampingi Wabup H Juarsah SH, di ruang Pangripta Nusantara Bappeda Muaraenim, Selasa (23/10/2018).



Menurut Ahmad Yani, sinkronisasi antara program Smart City Kabupaten Muaraenim dengan program, Misi dan Visi mereka berdua sangatlah penting, karena akan menentukan berhasil atau tidaknya program mereka di implementasi ke masyarakat.

Dan setelah program Smart City tersebut selesai, kita ingin langsung eksen bukan lagi teori-teori diatas kertas. Untuk kita akan berikan reward jika program ini berhasil.


Ditambahkan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Muaraenim Ardian Arifanardi, AP M.Si, proram Smart City ini, memang akan mendukung program, Visi dan misi Bupati Muaraenim untuk percepatan smart city


Oleh sebab itu, untuk mewujudkannya ada indikator yang harus diketahui secara seksama.

Makanya smart city yang kita dengungkan terdiri dari enam pilar yakni Smart Governance (Tata Kelola Pemerintah yang Pintar), Smart Society (Sosial yang Pintar), Smart Economy (ekonomi yang pintar), Smart Environment (lingkungan yang pintar), Smart Living (kehidupan yang pintar), dan Smart Branding (Merk yang pintar).

Dikatakan Ardian, dengan perkembangan teknologi dan komunikasi yang pesat mendorong pemerintah melakukan perubahan dan perbaikan di bidang pemerintahan.



Salah satunya yang bisa mengakselerasi perbaikan untuk pelayanan kepada masyarakat.


Untuk itu, menuju 100 smart city, Pemkab Muaraenim sudah melaunching Muaraenim Smart Regency dan penyusunan masterplannya.

Secara harfiah, lanjut Ardian, smart city dapat diartikan sebagai “kota cerdas”.


Smart city adalah konsep kota cerdas yang dirancang guna membantu berbagai hal kegiatan masyarakat, terutama dalam upaya mengelola sumber daya yang ada dengan efisien, serta memberikan kemudahan mengakses informasi kepada masyarakat, hingga untuk mengantisipasi kejadian yang tak terduga sebelumnya.

Post a Comment