BANYUASIN. KabaRakyatsumsel.com  -- Diduga masih banyaknya calon legislatif (caleg) DPRD Banyuasuin aktif di organisasi dan instansi terkait lainya, baik swasta maupun honorer, masih banyak yang belum menyerahkan SK kerja ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banyuasin.

Terkait dengan hal tersebut, Ketua Bawaslu Banyuasin. Ibzani, HS. S.Pd, M.Si, meminta kepada Kepala Dinas, Kabag Umum dan Pengurus organisasi serta pihak Kecamatan untuk menyerahkan SK kerjanya.

SK kerja tersebut baik itu Kepala Desa, RT, Honorer, bahkan Jurnalis yang mencalonkan diri. Hal tersebut sesuai dengan aturan PKPU bahwa yang berkaitan dengan pelayanan publik harus mengundurkan diri. 

Menurut Ibzani, setelah KPU Banyuasin mengeluarkan daftar Calon Tetap (DCT) kemarin, namun sampai saat ini belum ada yang menyerahkan SK kerja kepada kita.

"SK itu sebagai acuan kita untuk dserahkan ke KPU, sementara ini kita belum menerima dan tidak tahu kalau ada Honorer yang nyaleg, Kades ataupun Ketua RT" ucapnya. Saat disambangi di kediamannya, Minggu, (14/10).

Dirinya meminta kepada pihak yang mempunyai wewenang mengeluarkan SK baik Honorer, Kades, Wartawan, bahkan Ketua RT untuk segera menyerahkan SK tersebut, karena ini jelas sudah menjadi aturan PKPU.

Jadi saya himbau, tegas dia, yang menerima honorer , apa lagi APBN harus mundur, nah saya tanya jika RT ada yang nyaleg, sekarang RT nerima Honor gak, kalau mereka nerima , mereka juga harus mundur.

"Untuk Anggota DPRD mereka tidak mundur, namun mereka cuti saja saat kampanye, kalau mereka mundur lalu siapa yang nanti akan mengatur Perda, Perbup dan lain sebagainya" ujar dia.

Ditegaskannya, surat SK yang menjadi acuan untuk diserahkan ke KPU segera mereka minta mengingat para caleg sudah DCT.
"Secepatnya kami minta, baik yang ada di DPRD, PWI, Pemkab Banyuasin sesuai dengan aturan PKPU" tegas dia. (Adam)

Post a Comment