BANYUASIN, KabaRakyatsumsel.com - Akibat waring Ikan yang biasa digunakan untuk keramba ikan atau sebagai pagar pada tambak, diduga di rusak oleh alat berat oleh oknum tidak bertanggungjawab.

Akibatnya hasil tangkap ikan dari lelang lebung Desa Sijagung, Kecamatan Rantau Bayur menjadi terganggu."Hasilnya sedikit, bahkan bisa dikatakan nihil,"ujar Ahmad Juri, pemenang lelang lebung sungai Desa Sijagung, Sabtu (23/09).

Padahal ia sendiri memenangkan lelang lebung sungai Desa Sijagung itu sekitar Rp 16 juta."Saya menang lelang, jadi hasil ikannya saya yang berhak untuk ambilnya,"tukasnya.

Tapi dengan adanya pengrusakan oleh oknum memakai alat berat terhadap waring (penutup, red) aliran sungai."Hingga saya harus mengalami kerugian hingga Rp 16 juta lebih, ditambah lagi biaya lain sebagainya,"jelasnya.

Dengan rusaknya waring itu, ikan yang berada di Sungai Sijagung menjadi kabur atau keluar menuju perairan lebih luas."Ikannya berlari semua,"ucapnya.

Pengrusakan ini sendiri sudah dialaminya sejak awal September lalu, dan sudah dilaporkan kepada pihak kepolisian."Saya harapkan bisa ditindaklanjuti,"tuturnya.

Sebelum melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian, ia sudah mendatangi perangkat desa untuk meminta solusi."Tapi jawabannya kurang memuaskan,"tuturnya.

Informasinya alat berat itu merusak waring, untuk membuat drainase persawahan."Tapi mengapa sampai merusak, selain itu ada jalan lain. Pada prinsipnya saya mendukung adanya pembangunan drainase, tapi bisa lalui jalur lain,"imbuhnya. (Adam)
Attachments area

Post a Comment