Muara Enim, KabaRakyatsumsel.com-Sekretaris Daerah Kabupaten Muaraenim Ir. H. Hasanudin, MSi membuka Kegiatan Pelatihan Kehumasan Dinas dan Instansi Dalam Kabuapaten Muaraenim Tahun 2018, bertempat di Ballroom Hotel Griya Sintesa Kabupaten Muaraenim, Rabu (5/9/2018).
Hubungan masyarakat (humas) adalah seni menciptakan pengertian publik yang lebih baik sehingga dapat memperdalam kepercayaan publik terhadap suatu individu/organisasi. Humas merupakan terjemahan istilah bahasa Inggris: Public Relations (sering disingkap PR) atau "Hubungan Publik".
Menurut International Public Relations Association (IPRA), Humas adalah fungsi manajemen dari ciri yang terencana dan berkelanjutan melalui organisasi dan lembaga swasta atau publik (public) untuk memperoleh pengertian, simpati, dan dukungan dari mereka yang terkait atau mungkin ada hubungannya dengan penelitian opini public di antara mereka.

Tanggung Jawab Humas sebagai sebuah profesi seorang Humas bertanggung jawab untuk memberikan informasi, mendidik, meyakinkan, meraih simpati, dan membangkitkan ketertarikan masyarakat akan sesuatu atau membuat masyarakat mengerti dan menerima sebuah situasi.
Tugas Humas atau kegiatan staf PR adalah melobi, berbicara di depan publik, menyelenggarakan acara, dan membuat pernyataan tertulis. Konsep dasar Humas diperkenalkan pada tahun 1906 oleh Ivy Lee saat ia berhasil menjembatani konflik buruh batubara dan pengusaha. Konsep ini lalu dikenal sebagai Declaration of Principle (Deklarasi Asas-Asas Dasar), yaitu prinsip yang terbuka dan tidak menyembunyikan data dan fakta.

Humas di Indonesia dikenal pada tahun 1950-an yang bertugas untuk menjelaskan peran dan fungsi-fungsi setiap kementrian, jawatan, lembaga, badan, dan lain sebagainya.
Dalam sambutannya Sekda Muaraenim mengatakan tujuan melalui kegiatan membangun informasi dan integrasi, meningkatkan komunikasi pemerintah dan masyarakat.
"Kehumasan ini sangat tidak muda, karena Kehumasan itu sangat penting, jangan sekali mengga reme kegiatan kehumasan."Katanya.
"Karena ini adalah ujung tombak dari pemerintah ataupun perusahaan, hal di anggap sepele, kalau tidak ada Kehumasan siapa yang akan mengatur jadwal perjalanan pejabat pemerintah, Bupati dan wakil Bupati gubernur, direktur perusahaan. 
Kehumasan sangat erat dengan teknologi informasi, karena itu teknologi informasi harus di kuasai, sangat banyak sekali informasi yang perlu di dpt, ada dampak positif atau negatif. Negatif berupa berita hoax untuk itu, teknologi bisa merusak dunia, dan teknologi informasi bisa memajukan dunia, untuk itu bangunan berita yang bener jangan ada kebohongan.

Pelatihan Kehumasan berkaitan dengan pelayanan publik, pelayanan kepada masyarakat bagian Kehumasan yang paling terdepan Yang harus kita perhatikan itu adalah ini, pemahaman ini perlu di pahamkan, masyarakat meminta tuntutan pelayanan kepada kita, kita sebagai pemerintah harus memberikan pelayan.

Sangat pital, siapa yang akan memberikan, menpublik kegiatan pejabat terkait. Ini adalah tugas dan fungsi Kehumasan."Ungkapnya.
Kegiatan dengan tema Meningkatkan Profesionalisme Kehumasan, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk membangun citra positif strategi komunikasi, publikasi, dan hubungan media massa.
Turut hadir kepala Balai Latihan Kerja Pemkot Palembang Emi Desri , Diskominfo Palembang  Azim, Kementerian PAN RB Perwakilan Sumsel Kurniawan Wahit. (humaspro) 

Post a Comment