BANYUASIN, KabaRakyatsumsel.com -- Bupati Banyuasin H Askolani SH MH dan Wakil Bupati Banyuasin H Slamet Somosentono menyampaikan visi dan misi Banyuasin 'Bangkit' dihadapan pimpinan media di Rumah dinas Bupati Banyuasin Senin (24/90).
 
Tujuan pertemuan ini sebagai ajang silaturahmi dan menjalin hubungan baik dengan pimpinan media di Sumsel. Seperti halnya simbihosisi mutualisme yang sifatnya menguntungkan.
 
H Askolani mengatakan, Tentu harus ada komunikasi dan kordinasin yang baik antara pimpinan dan pimpinan media. Walau sebelumnya sudah terjalin alangkah baiknya karena bupati dan wakil bupati baru, untuk kedepan tidak saling meragukan.

Kaitan visi dan misi hal tersebut Askolani mengatakan, pertama ada program infrastruktur yang bagus khusunya jalan dan jembatan mengalami persolan berat terutama jalan darat di Kecamatan Air Saleh, Muara Padang dan Tungkal Ilir. "Ini hitungan kasar ada sekitar 1000 KM kami targetkan," Ujarnya.

Kedua, Jembatan Rantau Bayur penghubung Pali Muara Enim dan Banyuasin. Ke tiga, akan kembangkan transportasi air Ini cita-cita kita akan kita kembangkan di Banyuasin. Salah satu trnaportasi air yang aman nyaman dan terhindar musibah.
 
Keempat, ada Program Banyuasin prima. 250 M per tahun diluar APBD. Kerjasama dengan bank-bank untuk membantu permodalan ini. Kelima Progrm Banyuasin Cerdas yaitu penyempurnaan sekolah gratis yang berkopentensi dan unggul. Dengan Kartu Banyuasin cerdas dan peningkatkan guru honor. "Kita melihat guru honor hanya menggunakan dana BOS nanti kita akan berikan keseriusan untuk kesejahteran mereka," tuturnya.

Ke enam, pelayanan bersih, ada 1 desa 1 dokter, Ke Tujuh, Penyempurnn berobat gratis serta posyandu. Memaksimalkan pelayanan RSUD. Ada rumah sakit pratama ada di Kecamatan Makatri Jaya dan di Sukajadi Talang Kelapa. Delapan, Program petani 'Bangkit' sisitim resi gudang dan harga panen akan buat cluster sesuai potensi desa masing-masing

Sembilan,  Irigasi terpadu pertanian dengan sistim 1 kali tanam 2 kali panen. Paling tidak peningkatkan tanam IP 200. Paling tidak mendongkrak ekonomi kita dan untuk mengejar luas panen. "Bagaimana mengembangkan swasembada pangan. Terluas ada di Banyuasin saya berkepentingan sekali dengan program ini," jelasnya.

Sepuluh, progam 1 kepala keluarga (KK) 1 sapi. Ada sekema yang akan kita buat memang 1 kk peternak.
Kita punya target Banyuasin swasembada daging. Sebelas, Sisitem pemerintahan terbuka, melakukan pelayaan publik berbasis online. Sampa dari kota sampai desa shingga terintegrasi sampai ke Kabupaten.

Program 100 hari kerja ini juga pembuatan KTP dan KK cukup di Kecamatan masing-masing. Duabelas, Banyuasin religius untuk pemantapan rasa saling percaya. ada program maghrib mengaji. Tigabelas, Penigkatan program menghapal dan mengaji al quran. "Setiap kecamatan ada rumah tahfidz untuk mengaji dan menghafal," katanya.

Empatbelas Memberi insentif bagi guru mengaji P3N dan marbot. Bentuk peduli Banyuasin yang religius. "Makanya pembangunan harus berlandaskan kepada keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT," tandasnya.

Sementara H Slamet Somosentono menambahkan, Semangat ini kita mulai tanpa berkumpul tidak mungkin semangat. Kami bertekat banyuasin bangkit, kritiklah kami. Mungkin ada sebuah kritik merupakan alat kemajuan yang konatruktif bukan destruktif

"Tentu kerja sama ini yang kita harapkan. Suskseskan misi dan visi 5 tahun mendatang. Juga program lama yang sudah dicanagkan bupati lama dan akan diselesaikan kedepan,"ujarnya. (Adam)

Post a Comment