Muaradua, KabaRakyatsumsel.com-Beberapa minggu lalu Desa Lawang Agung Kecamatan Muaradua Kisam Kabupaten OKU Selatan. Disibukan dengan adanya pembangunan Dana Desa yang bersumber dari APBN pusat. Yang langsung dikelolah oleh kepala Desa Lawang Agung 

Saat awak media melakukan kontrol sosial ke Dasa Lawang agung. kami mendapatkan kejanggalan dari pembangunan badan jalan lingkar Desa tersebut. Pertama kami tidak menemukan papan informasi agar. Masyarakat Desa bisa mengetahui besarnya anggaran dana Desa yang digunakan untuk pembangunan jalan cor lingkar Desa tersebut. Yang mana seharusnya papan inpormasi itu harus dipasang sebelum atau saat pembangunan jalan cor beton itu dikerjakan. Namun sampai selesai papan inpormasi tidak kami temukan bahkan Masyarakat Desa pun bertanya tanya kepada awak media berapa besar dana pembangunan cor tersebut.

Salah satu warga Desa Lawang Agung yang tidak mau nama nya dipublikasikan sebut saja anton. Menjelaskan kepada awak media bahwa pembangunan jalan setapak tersebut hanya menggunakan batu bujang,pasir dan semen. Yang kemungkinan besar di duga bahan matrial dikorupsikan diduga tidak sesuai standar RAB. Ujar"" wargaMasyarakat Desa Lawang Agung berharap agar kedepan nya pembangunan dana Desa ini dapat dikerjakan sesuai standar RAB yang sudah disepakati atau yang sudah diajukan. Dan berharap agar pengelolahan dana Desa dikerjakan secara transparan bukan terkesan ditutup tutupi. Karena kami sebagai warga Desa berhak untuk mengetahui berapa besar anggaran yang dikelolah setiap tahun nya. Apa lagi soal informasi pemberdayaan yang menggunakan dana Desa kami sebagai Masyarakat awam benar benar tidak mengetahui. Tegas """ salah satu warga

Sebagai media kontrol sosial mengencam keras kepada pihak Inspektorat, Kejaksaan dan  dapat segera meninjau dan menindak tegas jika terdapat tidak pidana korupsi. Karena sampai hari ini kami hanya bisa duga dan praduga karena kami tidak bisa mengetahui RAB. Warga Desa Lawang Agung bukan hanya menginginkan pembangunan, tetapi kualitas dan kuantintas mutuh bangunan itu sendiri yang perlu diutamakan. Sangat disayang jika uang negara yang telah diprogramkan oleh presiden jokowi untuk membangun inpratuktur jalan dengan asal jadi tanpa pengawasan dan monitoring oleh pihak terkait .

Kepala Desa Lawang Agug Kecamatan Muaradua meminta untuk dipublikasi kembali, sehubungan tempo hari pamsimas nya tahun lalu diberitakan karena jebol tidak memenuhi standar. Dan saat kami konpirmasi mengenai papan informasi menurut keterangan kepala Desa Lawang Agung sudah dipesan tetapi belum dikirim," ujar (tim)

Post a Comment