BANYUASIN, KabaRakyatsumsel.com --- Rumah Sakit Daerah (RAUD) Kabupaten Banyuasin yang telah di bagun kurang lebih 10 tahun dan satu - satunya tempat warga banyuasin untuk melakukan perobatan, tapi sayangnya sampai saat ini pelayanan Rumah Sakit tersebut masih saja belum maksimal.

Pasalnya pelayanan Rumah Sakit tersebut masih di keluhkan dari masyarakat, miris memang pelayanan yang di dapat jauh dari kata baik apalagi sempurna. 

Berdasarkan laporan dari masyarakat yang akan berobat ke Poli anak mengeluh belum mendapat pelayanan, padahal sudah datang dari pagi. Hal ini dikatakan oleh Ketua Lembaga Anggaran Negara (LEMAN) saat melakukan Insfekstigasi ke Rumah Sakit tersebut.

"Setiba di RSUD Banyuasin benar puluhan warga sudah menunggu lama, pengakuan masyarakat mereka sudah ada yang dari pukul 07:35, agar mendapat pelayanan lebih awal, namun sayang sampai saya tiba di sana pukul 10:28 WIB,
dokter belum juga datang," jelas Salim, sambil mengerutkan keningnya. Kamis (12/07)

Memang, kata Pria yang sering menjadi orator ketika berdemo beberapa bulan belakangan. Bahwa hasil insfekstigasi tadi dapat kami simpulkan terkesan pelayanan seakan-akan asal- asalan (asal jalan).

"Ini sangat keterlaluan, kok orang lagi sakit disuruh nunggu berjam - jam, itu pun tidak ada penjelasan dari petugas, maaf pak/bu mohon maaf dokter belum datang mohon sabar sebentar atau bagai manalah bahasanya," ujar Salim mengumpamakan.

Bidang pelayanan sendiri mengatakan dokter tiba di rumah sakit di jadwalkan pukul 08:00 WIB tapi nyatanya hanya ucapan belaka. Terlihat di Poli anak para ortu yang membawa anaknya untuk berobat menunggu berjam - jam. Kasihan sekali anak- anak sakit nunggu berjam - jam.

"Kami minta ini menjadi pertimbangan pemimpin Banyuasin kedepan untuk mengevaluasi kinerja pejabat yang ada di RSUD Banyuasin, kalau tidak mampu lebih baik mundur jangan mengorbankan masyarakat. RSUD bukan milik pribadi tapi milik masyarakat Banyuasin," ujar Salim sambil melotot, mengingatkan ketika gayanya berdemo.

Leih lanjut dikatakan Salim, bertambahnya usia Kabupaten Banyuasin yang ke 16 tahun ujar dia, seharusnya bisa semakin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, kabar yang kami dapat rumah sakit kita ini mengajukan kenaikan kelas dari Rumah sakit tipe C ke tipe B. "Dengan kondisi seperti ini, jelas Salim, rasanya berat untuk menuju itu," tegas Salim.

Sementara Dirut RSUD Banyuasin dr Emi Lidia Arlini MSi, ketika di konfirmasi Via telpon, membantah bahwa tidak ada petugas dan dokter.
"Petugas ada disana, wajarlah yang namanya atre di RS Palembang juga begitu," jelasnya singkat.

Disinggung dokter ada yang belum tiba hingga pukul 10:28 WIB, Emi menuturkan bahwa dokternya ada. "Ada kok ada dokternya," tutupnya. (Adam)

Post a Comment