KAYUAGUNG, KabaRakyatsumsel.com- Warga di Desa Belanti dan Desa Berkat, Kecamatan SP Padang Kabupaten OKI, dihebohkan adanya penemuan 2 ekor ikan alien berukuran jumbo di Sungai Komering desa setempat.

Supriadi (41) warga Desa Berkat yang kali pertama menemukan ikan Alien menceritakan, secara tak sengaja kedua ikan itu masuk bubu atau perangkat ikan terbuat dari bambu yang dipasang di tepi sungai.

"Penemuan ikan aneh ini sudah sejak 10 hari yang lalu dan setiap sore menjadi tontonan warga," ujarnya.

Dirinya mengaku, sempat mau melepaskan ikan berkepala buaya dengan panjang 85 cm dan berat 4 kg tersebut.

"Saya takut kalau ikan tersebut adalah ikan jadi-jadian yang membawa petaka atau tumbal. Tapi setelah saya kurung 3 hari, saya tidak mendapat mimpi apa-apa. Artinya, ikan tersebut bukan ikan jadi-jadian seperti dugaan saya," tutur pria yang menjabat sebagai Ketua RT 6 ini.

Setelah setiap hari menjadi tontonan warga, ada salah seorang rekannya menyarankan untuk melaporkan hal ini ke Dinas Perikanan Kabupaten OKI. "Setelah saya laporkan, saya dikunjungi Pak Sugeng Prayogo dan Tim Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Palembang (BKIPM). Termasuk juga dari Dinas Perikanan OKI dan Pos PSDKP Palembang," jelasnya.

Sugeng Prayogo selaku Kepala BKIPM Palembang mengatakan, ikan yang ditemukan warga itu merupakan ikan jenis Aligator (Alien). “Ikan aligator ini merupakan ikan yang berbahaya bagi ekosistem dan kemungkinan bagi manusia, karena bisa mencapai ukuran yang sangat besar,” ujar Sugeng.

Dirinya mengimbau kepada seluruh masyarakat Sumatera Selatan yang masih memiliki dan memelihara ikan berbahaya dan invasif seperti contoh ikan Aligator, arapaima, dan ikan piranha untuk menyerahkan secara sukarela ke BKIPM Palembang. (Sanfriawan)

Post a Comment