PRABUMULIH, KabaRakyatsumsel.com-Pemerintah Kota Prabumulih menggelar Sholat Iedul Fitri 1439 H bertempatat di Taman Kota Prabujaya Prabumulih, Jumat (15/6).

Hadir dalam acara ini Pj Walikota Prabumulih H Richard Chahyadi didampingi unsur Muspida Prabumulih. Imam Sholat Ied adalah  Azhari Harun yang juga Direktur Petro Prabu dan Khatib Pardiansyah dari UIN Raden Fatah Palembang.

Dalam khotbahnya  Khatib Pardiansyah mengajak umat Islam agar meneladani sikap teladan Rasulullah terhadap sesama bahkan dengan bukan umat Islam. Ia mencontohkan sikap Nabi Muhammad SAW terhadap seorang Yahudi tua dan buta. Rasulullah SAW setiap hari mendatangi si Yahudi untuk menbantunya dan melayani keperluannya. Namun, setelah wafat, hal ini diteruskan oleh Khalifah Abubakar as-shiddiq.

Namun Yahudi ini mengetahui perbedaan perlakuan yang dirasakannya. "Wahai yang menbantuku, mengapa engkau begitu berbeda perlakuan dari orang sebelumnya. Kemana orang yang begitu sabar dan lembut dalam melayaniku,"  tanya Yahudi. Abubakar mengatakan bahwa orang itu adalah Muhammad SAW dan  telah meninggal dunia dan dirinya yang menggantikannya. 

"Kalau begitu antarkan aku ke pusaranya agar aku dapat meminta maaf dan berterima kasih,"  ajaknya. Didampingi Aisyah dan Abubakar, Yahudi pun diantarkan ke makam Nabi Muhammad SAW. Diapun mencium makam nabi dan mengucapkan Syahadat dan wafat.

Menurut Pardiansyah, dalam Iedul Fitri ini, ummat Muslim dapat mencontoh prilaku dan hati Rasulullah yang lembut dan bersih. "Kampung akhiratlah tempat kita yang hakiki," lanjutnya.

Pj Wako H Richard Chahyadi usai Sholat Ied mengharapkan dengan moment Iedul Fitri, agar semua kembali fitrah dan suci. "Mari menghargai perbedaan sebagai suatu berkah dan jangan jadikan perbedaan untuk perpecahan," jelasnya.

Selanjutnya digelar Open House Iedul Fitri Pemkot Prabumulih di Pendopoan Rumah Dinas Wako Prabumulih. Open House ini diikuti oleh para Muspida, pejabat dan semua golongan masyarakat untuk bersilaturahmi dengan Pj Wako Prabumulih.

Post a Comment