BANYUASIN, KabaRakyatsumsel.com-- Komisi Pemilihan Umum Banyuasin mulai melakukan pelipatan surat suara Pilkada Banyuasin serta Pilgup Sumsel yang bertempat di Aula KPUD Banyuasin Jalan Thalaib Wali Kurahan Pangkalan Balai Kabupaten Banyuasin.

Ketua KPU Banyuasin Dahri S.Ag saat di wawancarai Minggu (03/06) mengatakan,bahwa tenaga pelipat surat suara menggunakan orang luar dari luar Sumsel, dalam proses pelipatan surat suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin serta Gubernur Sumatera Selatan dan Wakil Gubernur Sumsel Periode 2018–2023 kali ini.

Proses pelipatan tersebut telah dimulai, Jumat (31/05) diaula Kantor KPU Kabupaten Banyuasin, yang disaksikan oleh komisioner Panwaslu Devisi HPP Zulkifli dan Perwakilan dari Polres Banyuasin.

Menurut Dahri, Ketua KPU Kabupaten Banyuasin,kebijakan itu sesuai dengan saran dari Panwaslu Banyuasin bahwa pelipatan surat suara mengunakan tenaga dari PT Pura Barutama yang tak lain satu paket perusahaan yang mencetak kertas suara dari Kudus Jawa Tengah.

"Ada 17 orang tenaga yang dibutuhkan untuk pelipatan kertas surat suara Pilkada, dan pegawai KPU hanya dilibatkan untuk sortir saja," ujar Dahri.

Pertimbangan pihaknya, karena mereka ini sudah berpengalaman, bahkan sudah beberapa kali melakukan proses pelipatan surat suara di beberapa Kabupaten/kota lainnya di Indonesia.

Ini juga kata dia, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti adanya oknum yang melakukan kecurangan dan lain sebagainya."Tapi itu sebagai antisipasi saja," imbuhnya.

Saat ini tenaga dari Kudus sedang melipat dan sudah melaksanakan pengerjaan pelipatan surat suara dan menyusun Alat Tulis Kerja buat PPS, PPK di wilayah Banyuasin.
Ditargetkan pelipatan surat suara dan penyusunan ATK itu selesai 7-8 hari ke depan."Kendati jumlah surat suara yang dilipat mencapai 1 juta lebih," ungkapnya.

Adapun rinciannya, yaitu surat suara Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin sekitar 589.104 lembar dan surat suara Gubernur Sumsel dan Wakil Gubernur Sumsel sekitar 587.104 lembar. "Mereka ini profesional dan ahli," katanya.

Seperti diketahui, Agus Yudiantoro-Hazuar Bidui yang diusung PAN (6 kursi) dan PKS (3 kursi), Arkoni-Hazwar Hamid yang diusung oleh Hanura (5 kursi) dan PKB (5 kursi), pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin dari jalur perseorangan yaitu Buya HM Husni Thamrin Madani berpasangan dengan Supartijo.

Sementara Syaiful Bakhri-Agus Salam diusung Partai Golkar (8 kursi) dan PKPI (1 kursi) dan H Askolani-Slamet diusung PDIP, Gerindra, PPP, Demokrat dan Nasdem (17 kursi).(Adam)
Attachments area

Post a Comment