Kayuagung, KabaRakyatsumsel.com -- Badan jembatan Kayulabu Desa Kayulabu Kecamatan Pedamaran Timur, mengancam keselamatan pengendara roda dua. Lantaran, ditengah jalan penghubung berlobang, Senin sore (18/6/2018).

Pantauan dilokasi, badan jembatan yang dibangun dengan infrastruktur beton terlihat dari jarak 10 sampai 15 meter bagus dan tak ada yang membahayakan. Ketika, kendaraan naik kearah bibir jembatan jelas lobang yang mengangah mengancam keselamatan pengendara.
Padahal badan jembatan ini tergolong baru selesai dikerjakan. Namun, ecoran beton di atas jembatan penghubung dari Kecamatan Pedamaran Timur ke wilayah Kecamatan Sungai Menang dan Cengal sudah pecah dan retak-retak.

"Jembatan ini kalau tidak cepat diperbaiki warga yakin akan putus. Karena kerusakan badan jembatan terus melebar yang awalnya kecil kini sudah semakin melebar" kata Arli warga Desa Talang Jaya kepada wartawan saat menunggu antrian kendaraan melintas.
Kerusakan badan jembatan ini sepertinya ada pembiaran, karena tidak ada perhatian dari pemerintah. Masih kata Arli, kalau dilihat dari mutu coran beton. Tampak badan jalan yang di ecor itu memang kurang berkualitas. Karena ecoran beton banyak campuran pasir dari pada semen.

Sementara itu, Wakil Ketua Jaringan Pendamping Kinerja Pemerintah (JPKP) Kabupaten OKI, Ali Musa mengharapkan, turun serta dari dinas pekerjaan umum segera meninjau kelapangan. Karena, jembatan penghubung ini salah satu jalur alternatif melalui darat.

"Kontraktor yang mengerjakan kontruksi jembatan ini harus bertanggungjawab. Karena, kerusakan badan jembatan jelas karena diduga mutu beton kurang bagus. Sehingga cepat rusak," tegas Ali seraya berucap ini menunjukan kurangnya kontrol dari tim pemerintah akan proyek.
Kepala Dinas PU dan Perumahan Rakyat Kabupaten OKI, Ir HM Hapis MM berterimakasih pihak media telah memberitahukan kerusakan badan jembatan Kayulabu Pedamaran Timur.
"Pihaknya akan segera meninjau kelapangan dan akan meminta pihak kontraktor yang mengerjakan pembangunan jembatan itu untuk segera diperbaiki," tandasnya. (Sanfriawan)

Post a Comment