PRABUMULIH, KabaRakyatsumsel.com-Anggota DPRD Kota Prabumulih Adi Susanto menyayangkan sikap yang diambil sopir PHL Mobil Jenazah Pemkot Prabumulih berinisial T, yang menolak mengantar mobil jenazah, karena keluarga musibah tak dukung Paslon tunggal di Prabumulih.

"Selaku wakil rakyat, saya sangat menyayangkan hal ini," jelasnya saat ditemui usai silaturahmi dengan Wako Prabumulih H Richard Chahyadi di Pendopoan Rumdin Wako Prabumulih, Kamis petang (14/6).
Menurutnya hal ini tak menjadi masalah, apalagi ini urusan kemanusiaan.

"Mengapa harus pandang bulu dan mengkotak-kotakan hanya berbeda pilihan politiknya," lanjutnya. Sebagai pelayan masyarakat menurutnya, sudah menjadi kewajiban sang sopir untuk melayani karena menjadi tugasnya.

Ia mendukung penuh upaya yang dilakukan Pj Wako Prabumulih yang memecat si sopir ini.

Ditanya makin dekatnya Pilkada Serentak di Prabumulih, ia mengatakan masyarakat harus datang ke TPS dan tidak golput.

"Daripada golput, Pilih Kolom Kosong," tegasnya. Apalagi lanjut dia, golput tak diatur dalam undang-undang dan merupakan hak masyarakat dalam kehidupan demokrasi.(bmg)

Post a Comment