PRABUMULIH, KabaRakyatsumsel.com– Pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di kota Prabumulih saat ini nampak semakin panas. Relawan kotak kosong (koko), terus bergerilya untuk menghadapi pasangan calon (paslon) tunggal. Bahkan, Alat peraga Kampanye (APK) kotak kosong pun kini mulai bertebaran di tempat-tempat umum.

Namun beberapa APK Kotak Kosong yang terpasang di sejumlah titik, seperti di kawasan Jalan Jenderal A Yani sekitar Taman Kota Kelurahan Prabu Jaya Kecamatan Prabumulih Timur, Jalan Bukit Barisan Kelurahan Sukaraja, serta di kawasan Jalan Kapten Abdullah Kelurahan Mangga Besar diketahui hilang.

Solmidin (40) yang merupakan salah satu tim relawan koko menuturkan jika pihaknya mencurigai ada orang-orang yang sengaja mengambil spanduk-spanduk sosialisasi kotak kosong itu. Menurutnya itu jelas sebagai bentuk pelanggaran dan mencederai demokrasi.

“Ada beberapa baliho dan spanduk sosialisasi kotak kosong kita di beberapa lokasi jalan dan tempat umum sekarang ini sudah banyak yang hilang, yang jelas hilangnya itu di lepas oleh tangan-tangan orang jahil, padahal baru beberapa hari kita pasang itu. Jumlahnya juga cukup banyak, makanya tim kita sekarang ini sedang selidiki,” terangnya kepada koran ini, siang kemarin (4/5).

Ia juga mengungkapkan bahwa spanduk sosialisasi koko yang hilang itu mulai terpasang belum genap satu minggu, dan bahkan ada yang dipasang baru dalam waktu satu hari. Meskipun begitu, lanjut dia, tim relawan kotak kosong tak akan mudah menyerah dan akan terus mensosialisasikan kotak kosong itu ke masyarakat.

“Padahal juga pemasangan spanduk itu adalah sebagai bentuk pesan bahwa untuk bisa membantu warga masyarakat yang belum mengetahui bahwa dalam Pilkada memilih kotak kosong itu sah dan dilindungi oleh undang-undang,” tegasnya.

Meski tak difasilitasi oleh KPU, Solmidin menyebutkan jika para relawan berinisiatif akan mencetak APK dari para donatur lebih banyak lagi. “Karena kita tetap optimis bisa memenangkan pemilihan wali kota Prabumulih dengan mengajak masyarakat memilih kotak kosong yang berlangsung pada 27 Juni mendatang,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan dia, bahwa Relawan Koko akan kembali memasang APK itu di sejumlah titik lokasi, bahkan pemasangan spanduk tersebut akan dilakukan di sekitar 600 lokasi depan rumah para relawan koko yang ada di Prabumulih. Selain itu, juga dilakukan dengan mencari tempat-tempat yang lebih tinggi di sejumlah titik lokasi.

“Upaya ini juga nantinya sengaja kita lakukan untuk menghindari kejadian pencurian. Sebab, kita sudah berulang kali mengalami kehilangan atribut kotak kosong ini. Salah satunya yang berada di kawasan Prabu Jaya baru-baru ini kembali terjadi,” beber dia seraya mengaku bila kemudian pihaknya berhasil menemukan bukti terkait kehilangan atribut tersebut, maka tim relawan terpaksa akan melayangkan laporan ke pihak Polres Prabumulih.

Menyikapi hilangnya spanduk sosialisasi kotak kosong tersebut, Ketua Panwaslu Prabumulih, Herman Julaidi SH ketika dikonfirmasi siang kemarin juga mengatakan, pihaknya menyayangkan adanya tindakan si tangan jahil yang dapat dinilai merugikan pihak lain hingga menuai kritikan pihak kotak kosong tersebut.

“Iya memang sebetulnya ini tidak sampai terjadi, karena juga kan setiap alat peraga itu ada yang menjaganya yang tentu dari pihak masing-masing. Nah, untuk menanggapi hal ini, kita berharap dari pihak kotak kosong jika nantinya juga ada bukti bisa dapat melaporkannya ke pihak yang berwenang,” tukasnya.

Post a Comment