BANYUASIN, KabaRakyatsumsel.com-- Sebanyak 27 Anggota dan Calon Anggota PWI Kabupaten Banyuasin yang terdiri dari 19 orang calon Anggota muda dan 8 orang calon Anggota biasa, mengikuti Orientasi Wartawan yang diselenggarakan Cabang PWI Kabupaten Banyuasin di Sekretariat Kantor PWI Banyuasin, Jum'at (04/05).

Dalam rangka mewujudkan insan pers yang profesional di negeri ini, untuk itu Ketua PWI Banyuasin Saryanto beserta jajarannya menggelar Orentasi Wartawan.

Pada kesempatan itu hadir sebagai pembicara dan memberikan pengarahan kepada anggota maupun calon anggota Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI) Cabang Banuuasin, Sekretaris PWI, Sumsel Firdaus Konar Anggota Dewan  PWI.
dan Suprapto Ramadhan Bidang Hukum PWI Sumsel.

Pada kesempatan itu juga para peserta diberikan arahan singkat tentang pembuatan berita yang memenuhi kaidah jurnalistik oleh Sekretaris PWI Sumsel Firdaus Konar.

Dikatakan dia, bahwa dalam sebuah berita harus memenuhi unsur lima W (Who, What, Why, Where dan When) satu H (How). Ia juga menjelaskan dalam sebuah berita ada tiga unsur, pertama Judul, kedua Lead dan ketiga Body (isi).

Suprapto Ramadhan bidang Hukum PWI Sumsel memberikan pengarahan tentang identifikasi Media Massa di Indonesia (harus memiliki badan hukum), Asas Kemerdekaan Pers, Kode Etik Jurnalistik, Masalah perlindungan hukum terkait kewartawanan baik dalam pemberitaan maupun siaran, hal itu sesuai UU Pokok Pers No. 40 tahun 1999.

Ia juga menerangkan terkait Kode Etik Jurnalistik ada 11 pasal yang telah disepakati bersama dan telah ditetapkan Dewan Pers. Contohnya pasal 1 yang menyebutkan Wartawan Indonesia bersikap independen, menghasilkan berita yang Akurat, Berimbang dan Tidak beritikad buruk.

"Dalam sebuah berita harus menganut Azas Praduga tak bersalah sesuai Kode Etik Jurnalistik yang tertuang di Pasal 3. "Contohnya ketika Polisi menangkap seorang penjudi, Wartawan tak boleh menyebut seorang penjudi yang ditangkap itu sebagai tersangka, tapi harus ditambahkan kata diduga tersangka penjudi," ujar dia.

Sementara Ketua PWI Banyuasin Saryanto dalam sambutannya mengatakan semoga orientasi ini menjadi bekal dalam menjalankan profesi sebagai Wartawan yang profesional.

"Tujuan Orientasi Wartawan ini juga dalam rangka keseimbangan tahun politik yang dewasa ini, menjadi lebih baik kedepannya, berkaitan dengan persiapan hajat rakyat 2019 nanti," kata dia.

Oleh karena itu lanjut dia, diharapkan agar insan Pers memberi pencerahan dalam penyajian tulisan bagi pencerdasan bangsa pada umumnya, khususnya bagi insan pers yang profesional, independen dan tidak bersipat provokatif, bahkan HOAX. "Sehingga mengakibatkan perselisihan paham terjadi di tengah-tengah masyarakat kita," pungkas dia. (Adam)

Post a Comment